Forex

Inilah 6 Indikator Forex Untuk Deteksi Trend Sideways

Inilah 6 Indikator Forex Untuk Deteksi Trend Sideways

Inilah 6 Indikator Forex Untuk Deteksi Trend Sideways

Mungkin sebagian besar trader tidak mengetahui bahwa terdapat 6 indikator forex yang dapat digunakan sebagai tanda pendeteksi trend sideways. Seperti yang diketahui, kemampuan dalam membaca arah trend adalah hal penting untuk dikuasai oleh trader. Dan tentunya, ada berbagai cara yang dapat digunakan untuk mendeteksi trend dalam dunia trading forex. Yakni dengan menggunakan indikator-indikator forex.

Pengertian Indikator Forex

Dalam pengertiannya, indikator forex diartikan sebagai sebuah alat atau tools yang memberikan data dari hasil perhitungan formula tertentu untuk mengukur dan menilai kondisi market. Sehingga dengan begitu trader dapat memprediksi arah market selanjutnya.

Indikator sendiri dalam analisis teknikal pada trading forex, merupakan sebuah formula matematis yang berfungsi untuk mengetahui bagaimana kondisi pasar dan juga untuk membantu memberikan sinyal beli atau jual. Saat ini tercatat ada ratusan atau bahkan ribuan indikator yang telah dibuat. Tiap indikator memiliki karakter dan cara penggunaannya masing-masing.

Baca Juga: Inilah 4 Indikator Forex yang Sering Menjadi Pilihan Trader

Pada kesempatan ini, mari membahas tentang 6 indikator forex yang dapat digunakan sebagai tanda pendeteksi trend sideways. Apa saja diantaranya? Berikut penjelasan secara lengkapnya!

Indikator Forex Overlay

Bollinger Bands

Pada dasarnya, indikator Bollinger Bands merupakan salah satu indikator untuk mengukur volatilitas dan menentukan arah trend. Selain arah trend, indikator ini dapat juga digunakan untuk menentukan keadaan jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold). Dalam kondisi pasar sideways (ranging), harga bergerak diantara ke 2 ‘band’.

Secara singkatnya, jika indikator ini pada chart berbentuk horizontal dengan kisaran yang sempit, maka pasar sedang sideways. Semakin sempit channel yang terbentuk, semakin kuat pula tren yang akan terjadi. Anda sebagai trader perlu menunggu hingga Bollinger Bands melebar dan mengambil kesempatan masuk pasar dari batas atas atau bawah.

Wiliams Aligator

Tolls Alligator sengaja didesain khusus untuk mendeskripsikan perilaku market saat beranjak dari kondisi sebelum tren hingga menjadi tren. Konsep dasar penamaan Alligator yaitu saat tak ada tren, saat terjadi periode range, market seperti tertidur layaknya buaya yang sedang tidur.

Titik acuan utama indikator Alligator ini adalah ketika garis-garis terjalin, ketika terbuka dan ketika garis merah dan hijau saling bersilangan. Ketika terjalin, indikator Alligator ini dikatakan sedang tidur. Pada kondisi tersebut diharapkan para trader untuk bersabar, karena ini merupakan sinyal kuat atau pasar sedang sideways.

Baca Juga: 4 Indikator Paling Efektif dalam Trading Forex, Apa Saja?

Parabolic SAR

Parabolic SAR ini mungkin merupakan indikator yang paling mudah untuk ditafsirkan karena mengasumsikan bahwa harga naik atau turun. Dengan demikian, indikator ini paling baik digunakan di pasar yang sedang trending, dan yang memiliki kenaikan atau penurunan harga secara panjang. Namun, Anda tidak bisa menggunakan indikator ini di saat keadaan market sideways.

Pada penggunaannya, indikator Parabolic SAR dapat Anda jadikan acuan entry maupun exit, bahkan menjadi titik dimana Anda memasang stop loss. Tetapi yang penting dicatat adalah, ingatlah bahwa Parabolic SAR adalah indikator yang memberikan informasi tentang stop dan reverese.

Indikator Forex Oscillator

Relative Strenght Index (RSI)

RSI memiliki kegunaan hampir sama dengan indikator Stochastic yaitu menunjukkan kondisi pasar yang sedang overbought atau oversold. Sebagai indikator, RSI memiliki satu garis yang membantu untuk menentukan kekuatan dari tren yang sedang berlangsung pada suatu instrument trading (sekuritas) dan juga kemungkinan titik reversal-nya.

Secara fungsinya, indikator ini membandingkan nilai absolut dari pertumbuhan harga pasangan mata uang yang sedang diperdagangkan selama periode waktu tertentu dengan level jatuhnya pada periode waktu yang sama. Alat ini menunjukkan rasio rata-rata kenaikan harga penutupan dengan rata-rata harga penutupan. Absennya kondisi divergen yang sering menjadi sinyal trading pada RSI, menjadi pertanda bahwa market sedang sideways.

Accelerator Oscillator (AO)

Untuk informasi, indikator ini adalah pengembangan lebih lanjut dari indikator Awesome Oscillator. AO ini berfungsi untuk mengetahui arah perubahan awal dalam kekuatan pergerakan yang dilakukan market atau aset.

Accelerator Oscillator dihasilkan dari indikator Awesome Oscillator, yaitu dengan mengurangi SMA periode 5 dari indikator Awesome Oscilator. Tidak hanya itu, indikator ini juga menjadi semacam peringatan dini guna memberitahu tentang perubahan momentum pasar kepada para trader.

Melalui optimasi yang cermat, indikator ini merupakan indikator yang cocok untuk pasar sideways. Ketika volatilitas rendah tengah terjadi, bilah histogram akan mengecil dan berfluktuasi di sekitar garis dasar.

Baca Juga: Indikator Momentum pada Forex juga Kelebihan dan Kekurangannya

Average Directional Index Movement (ADX)

Pada penjelasannya, Average Directional Index (ADX) merupakan sebuah indikator forex yang dibuat untuk mempelajari dan menghasilkan data, tentang trend yang saat ini sedang berlangsung. Data tersebut berupa identifikasi dari arah dan kekuatan sebuah trend.

Indikator ADX ini merupakan sebuah indikator gabungan yang terdiri dari 5 buah indikator teknikal lainnya. Penggunaan utama dari indikator ADX ini adalah untuk menunjukkan sebuah momentum, kekuatan sebuah trend, dan juga alat bantu untuk menunjukkan arah trend.

Parameter yang digunakan indikator ini adalah pergerakan garis utama ADX di level 20. Apabila sinyal ADX di bawah level tersebut, maka trend terindikasi melemah dan harga cenderung bergerak sideways. Namun, sinyal ADX kurang optimal sebagai indikator pendeteksi sideways untuk entry. Indikator ini lebih ideal jika dimanfaatkan sebagai sinyal exit ketika pasar memasuki kondisi sideways.

Baca Juga: Pentingnya Indikator Trading Forex Dalam Analisa Trading

Kesimpulan

Itulah ulasan lengkap terkait 6 forex yang dapat digunakan sebagai tanda pendeteksi trend sideways. Kerap kali banyak trader menghindari kondisi pasar sideways karena takut mengalami loss pada kondisi seperti itu. Karena itulah, berbagai indikator pendeteksi sideways diciptakan untuk membantu trader masuk pasar meski volatilitas sedang lemah.

Untuk itu, 6 inidkator forex pada penjelasan di atas dapat Anda gunakan ketika sedang menghadapi kondisi sideways. Semoga dari penjelasan tersebut, wawasan Anda mengenai seputar forex dapat semakin bertambah luas.

Semoga artikel ini menginspirasi…

William Adhiwangsa
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Trend Trading Forex dan 4 Indikator Yang Harus Diketahui

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top