Forex

Apa Itu Indikator Forex Leading, Lagging dan Coincident?

Apa Itu Indikator Forex Leading, Lagging dan Coincident?

Apa Itu Indikator Forex Leading, Lagging dan Coincident?

Ketika Anda terjun ke dalam dunia trading forex, untuk memprediksi arah tren bukanlah hanya dengan menebak-nebak atau berspekulasi tanpa dasar yang jelas. Pada prakteknya, seorang trader harus dapat memprediksi pergerakan harga. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan indikator forex.

Banyak trader forex yang kerap kali untuk mengambil keputusan adalah berdasarkan berita ekonomi dan politik yang terjadi di seluruh dunia. Pasalnya, antara berita ekonomi dan politik adalah termasuk dalam faktor fundamental. Namun, trading forex bukanlah analisa fundamental semata. Seorang trader juga diharuskan melihat tren pasar berdasarkan analisa teknikal yang dapat terlihat dari berbagai macam indikator.

Pengertian

Dalam pengertiannya, indikator forex sendiri dijelaskan sebagai sebuat alat atau tools yang memberikan data dari hasil perhitungan rumus tertentu. Dimana fungsinya adalah untuk mengukur dan menilai kondisi pasar sehingga trader bisa memprediksi arah market selanjutnya.

Baca Juga: 4 Indikator Paling Efektif dalam Trading Forex, Apa Saja?

Pada fungsinya, indikator forex dapat membantu para trader untuk memberikan sinyal beli atau jual. Tanpa indikator, mungkin Anda akan kesulitan menentukan apakah pasar sedang bearish atau bullish. Dan posisi apa yang harus Anda buka, atau kapan harus membuka posisi.

Dengan menggunakan indikator, Anda akan dapat melihat tren apa yang sedang berlangsung dengan lebih mudah. Sehingga Anda dapat menentukan harus buka posisi buy atau sell. Anda juga dapat mendeteksi kekuatan tren tersebut, apakah masih akan berlanjut panjang atau akan segera jenuh. Selain itu, Anda juga harus memahami dengan baik terkait indikator leading, lagging dan coincident pada forex. Oleh sebab itu, Anda dapat membacanya dapat penjelasan berikut ini!

Indikator Forex Leading

Lead” dalam bahasa Indonesia artinya “memimpin”; demikian halnya dengan indikator ini. Diartikan bahwa indikator leading adalah indikator yang cenderung mendahului atau memimpin pergerakan harga. Sehingga dalam penerapannya diharapkan dapat “memimpin” trader sebelum mengambil keputusan.

Leading merupakan indikator yang memantau harga ke depan. Seringkali pemain forex memulai analisa setelah harganya bergerak. Tidak hanya itu, indikator leading juga menggunakan data harga lama. Jadi, indikator leading cenderung bergerak maju dari siklus ekonomi, dan, secara umum, cocok untuk analisis jangka pendek dan menengah.

Indikator umum leading meliputi:

1. Retracement Fibonacci
2. Saluran Donchian
3. Level support dan resistance
4. Sentimen klien

Baca Juga: Inilah 5 Indikator Forex Paling Akurat Menurut Para Ahli

Indikator Forex Lagging

Kebalikan dari indikator leading, indikator lagging digunakan untuk mengidentifikasi tren-tren yang sudah ada, yang mungkin tidak langsung terbukti dengan sendirinya. Dengan begitu, jenis indikator ini bergerak di belakang siklus ekonomi.

Dan indikator lagging cenderung lamban dalam memberikan sinyal entry, sehingga trader boleh jadi kehilangan kesempatan untuk memanen profit maksimal. Biasanya, indikator lagging banyak ditemukan pada indikator pengukur arah tren, sehingga indikator ini juga dikenal sebagai “Trend Following Indicator“.

Indikator umum lagging meliputi:

1. Moving Average Convergence Divergence (MACD)
2. Simple Moving Averages (SMA)
3. Oscillator Stokastik
4. Relative Strength Index (RSI)

Indikator Forex Coincident

Secara umum, dijelaskan bahwa indikator coincident adalah metrik yang digunakan untuk melihat keadaan ekonomi saat ini. Data yang ditampilkan menggambarkan aktivitas ekonomi dengan bidang tertentu. Dan data ini mencakup beberapa faktor paling penting seperti pendapatan riil, tingkat pekerjaan, jam kerja manufaktur, dan banyak lagi.

Untuk memaksimalkan analisis dan wawasan pasar, lebih baik menggunakan indikator coincident bersama dengan dua kelompok lainnya (leading dan lagging). Investor tidak hanya dapat melihat kondisi saat ini tetapi juga ke mana arah perekonomian. Dan biasanya, indeks coincident disediakan oleh penerbit cadangan federal.

Indikator coincident mengikuti tiga siklus utama:

1. Industri
2. Trading
3. Ekonomi

Baca Juga: Inilah 4 Indikator Forex yang Sering Menjadi Pilihan Trader

Kesimpulan

Nah, itulah ulasan lengkap terkait pembahasan mengenai indikator forex leading, lagging dan coincident yang terdapat pada forex. Sebagai kesimpulan, kami akan menulis bahwa informasi dari indikator forex sangat penting bagi trader untuk melakukan analisis pasar. Analisis pasar ini dibutuhkan agar para trader tidak salah mengambil langkah yang justru membuatnya mengalami loss atau rugi besar.

Dan seperti yang telah dijelaskan di awal, ketika Anda terjun ke dalam dunia trading forex, untuk memprediksi arah tren bukanlah hanya dengan menebak-nebak atau berspekulasi tanpa dasar yang jelas. Pada prakteknya, seorang trader harus dapat memprediksi pergerakan harga. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan indikator forex.

Benny SR
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top