Finansial

Bagaimana Cara Ekonomi Tetap Jalan di Tengah Wabah Corona?

Kondisi wabah virus corona yang terus merebak di seantero negara di dunia membuat keuangan global dilanda ketidakpastian. Di dalam negeri, pemerintah Indonesia memberi imbauan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan social distancing dengan pembatasan aktivitas dan menjaga jarak dengan orang lain.

Dalam kondisi seperti ini, industri pinjaman uang berbasis teknologi atau fintech lending, bisa jadi salah satu alternatif solusi masyarakat yang ingin bisa mendapatkan akses pendanaan tanpa perlu bertatap muka, sehingga bisa membantu perputaran roda perekonomian Indonesia di tengah krisis.

Tauhid Ahmad (Direktur Eksekutif Institute For Development of Economics and Finance / INDEF) mengatakan, bahwa dalam kondisi seperti ini membuat masyarakat fokus ke beberapa sektor yang menopang antisipasi penyebaran virus corona saja. Misalnya seperti industri makanan dan kesehatan. Tapi bukan berarti bahwa sektor lain seperti fintech lending tidak dapat berkembang pada situasi seperti ini.

Bagaimana Cara Ekonomi Tetap Jalan di Tengah Wabah Corona?

Bagaimana Cara Ekonomi Tetap Jalan di Tengah Wabah Corona?

Tauhid menyarankan, para pelaku industri fintech lending bisa melihat kondisi ini sebagai kesempatan yang baik untuk memperkenalkan lagi industri yang masih baru di Indonesia ini. Ada cara lain seperti misalnya perusahaan dapat membuat fasilitas tambahan semacam program diskon atau penawaran menarik yang lainnya.

Ia menjelaskan, bahwa industri fintech lending perlu segera mengambil langkah-langkah strategis supaya masyarakat tetap mendapatkan akses pembiayaan online. Dengan salah satu caranya adalah menurunkan suku bunga yang dianggap dapat menarik perhatian publik.

Kuseryansyah (Ketua Harian Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia / AFPI) menerangkan, bahwa industri harus tetap optimis meski ada aturan pembatasan sosial akibat virus corona yang mewabah. Kuseryansyah yakin, industri fintech lending memiliki sistem yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini seperti proses yang seluruhnya secara digital, proses pinjaman yang cepat tanpa buang-buang waktu, dan yang paling penting adalah transparansi.

Industri fintech lending berupaya untuk terus memberikan akses pembiayaan ke masyarakat agar tetap bisa memanfaatkan pinjaman online secara optimal. Meski masih dalam imbauan social distancing yang diberlakukan saat ini, layanan fintech lending bisa dijadikan satu pilihan solusi alternatif karena seluruh proses pengajuan pinjaman bisa dilakukan tanpa tatap muka.

Benny Faizal
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top