Crypto

China Resmi Haramkan Semua Transaksi Mata Uang Kripto

Dalam kabar terbarunya, pemerintah China semakin mengintensifkan tindakan tegas terhadap semua bentuk perdagangan mata uang digital kripto. Negara yang memiliki julukan Tirai Bambu itu secara tegas akan membasmi aktivitas ilegal perdagangan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya.

Melansir dari BBC, bank sentral China People’s Bank of China (PBoC) telah mengumumkan terkait penggunaan mata uang kripto sebagai transaksi yang ilegal – secara efektif melarang token digital seperti Bitcoin. PBoC mengatakan, “Aktivitas bisnis terkait adalah aktivitas keuangan ilegal”. Selain itu, PBoC juga menyebutkan bahwa transaksi dengan uang kripto “sangat membahayakan keselamatan aset orang“.

Pengumuman terkait larangan aktivitas mata uang kripto tersebut tercantum di laman pertanyaan yang sering ditanyakan (FAQ) di situs web resmi PBoC baru-baru ini. Berdasarkan keterangan tersebut, layanan yang berhubungan dengan trading, sistem transaksi order matching, penerbitan token dan derivatif lainnya untuk mata uang virtual, dilarang dilakukan oleh masyarakat di sana.

PBoC juga akan menginvestigasi sejumlah karyawan di China yang bekerja di sejumlah perusahaan asing yang berkecimpung di bisnis pertukaran mata uang kripto, serta melarang lembaga finansial lainnya terlibat dengan mata uang kripto. “Lembaga keuangan dan lembaga pembayaran non-bank (juga) tidak dapat menawarkan layanan untuk kegiatan dan operasi yang terkait dengan mata uang virtual”, ungkap PBoC.

China Resmi Haramkan Semua Transaksi Mata Uang Kripto

China Resmi Haramkan Semua Transaksi Mata Uang Kripto

Ini merupakan langkah terbaru dalam tindakan keras nasional China terhadap apa yang dianggapnya sebagai investasi spekulatif yang paling tidak stabil dan cara paling buruk untuk mencuci uang. Sebelumnya, pada 2013 China sudah terlebih dahulu memerintahkan penyedia pembayaran pihak ketiga untuk berhenti menggunakan Bitcoin.

Otoritas China menghentikan penjualan Bitcoin pada 2017 dan berjanji untuk terus menargetkan pertukaran kripto pada 2019. Lalu di awal tahun ini, penghapusan industri penambangan kripto China menyebabkan separuh jaringan Bitcoin global menjadi gelap selama beberapa bulan.

Komisi Nasional Pengembangan dan Reformasi (NDRC) mengatakan akan membersihkan China dari pertambangan kripto. Yang akan dilakukan adalah mempromosikan pertumbuhan ekonomi China yang tinggi.

Untuk informasi, China merupakan salah satu pasar mata uang kripto terbesar di dunia. Fluktuasi di negara itu sering berdampak pada harga mata uang kripto global. Sebelum muncul kebijakan ini, penambangan kripto menjadi bisnis yang besar di China. Bahkan setengah pasokan kripto dunia ada di sini.

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trading Saham di EXNESS
To Top