Finansial

Corona Ditangani Dengan Kartu Pra Kerja, Ekonom Nilai “Salah Obat”

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan program Kartu Pra Kerja, sebagai salah satu cara yang diharapkan bisa untuk membantu masyarakat ditengah ancaman pandemi virus Covid-19. Program ini juga sudah mulai dibuka untuk pendaftarannya.

Bhima Yudhistira -Peneliti ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef)- menilai, bahwa program Kartu Pra Kerja yang telah diluncurkan oleh pemerintah, tidak tepat untuk menyelamatkan para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di situasi darurat wabah corona.

Dalam penjelasannya, ia mengatakan, “Model pelatihan online pra kerja kurang tepat di saat pandemi, ini bukan waktunya untuk meningkatkan skill korban PHK. Konsep kartu Pra Kerja itu kan ada saat kondisi normal, untuk tingkatkan skill. Dalam kondisi darurat kurang tepat”.

Ia berpendapat, bahwa di saat darurat wabah seperti ini bukan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan keahlian para korban PHK. Efektivitas dari program ini untuk membantu masyarakat dinilai sangat kecil. Bhima bahkan menilai bahwa program ini akan berpotensi gagal sebelum dimulai.

Bhima juga menilai tidak ada jaminan bagi masyarakat untuk mendapat kerja usai mengikuti program ini. Terlebih di situasi seperti ini, dia mempertanyakan perusahaan mana yang mau menampung pekerja dengan skala besar di tengah wabah seperti ini.

Corona Ditangani Dengan Kartu Pra Kerja, Ekonom Nilai "Salah Obat"

Corona Ditangani Dengan Kartu Pra Kerja, Ekonom Nilai “Salah Obat”

Pada hari Sabtu (11/4/2020) pemerintah telah membuka pendaftaran pertama hingga besok Kamis (16/4/2020). Di tahap ini, pemerintah memberikan kuota bagi 164.000 masyarakat untuk mendaftarkan diri di program Kartu Pra Kerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan, pendaftaran program ini akan dibagi per gelombang yang dibuka setiap satu pekan terhitung hari Sabtu kemarin. Tahap kedua akan berlangsung pada hari Kamis besuk setelah pukul 16.00 WIB.

Program ini memiliki syarat yang mudah, diantaranya adalah peserta harus berumur 18 tahun ke atas dan tidak sedang menempuh pendidikan formal. Dan pekerja yang baru saja terkena PHK dan tidak menempuh pendidikan formal.

Berikut tata cara lengkap mendaftar program Kartu Pra Kerja:

1. Pastikan syarat umum dan tidak bekerja serta menempuh pendidikan formal terpenuhi.
2. Buka website www.prakerja.go.id, kemudian klik “Daftar Sekarang”
3. Isi dan ikuti prosedur pendaftaran yang tersedia, kemudian kirim.
4. Setelah itu data peserta Kartu Pra Kerja akan diverifikasi.
5. Bagi yang lolos akan dikirimkan notifikasi melalui email, untuk selanjutnya mendapatkan bantuan dan melakukan pelatihan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kartu Pra Kerja, pemerintah juga menyediakan pusat bantuan di (021) 25541246 yang beroperasi setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-19.00 WIB, atau e-mail info@prakerja.go.id.

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top