Forex

Don Adam: Hati-hati Investasi Trading Forex di PT Finex Berjangka

Adamsyah Wahab -aktivis Prodem- menyampaikan pesan untuk waspada dan berhati-hati dalam berinvestasi di trading forex.

Ia mengatakan hal tersebut dan menyinggung PT Finex Berjangka.

Mengutip cuitan di akun Twitter miliknya hari Kamis (31/12/2020), yang juga dilansir oleh Rmol.ID, Adam menulis, “Untuk kawan-kawan yang senang berinvestasi perdagangan mata uang berhati-hatilah. Fyi (for your information), PT. Finex Berjangka telah dilaporkan ke pihak berwajib dengan tuduhan menaikkan spread pada kontrak yang fix spread. Dan membatalkan keuntungan klien”.

Bahkan dalam unggahannya tersebut, Adam juga melampirkan dua berkas laporan polisi yakni dengan nomor LP/3933/VII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ dan LP/4437/VII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

Untuk informasi, dua laporan tersebut ditujukan kepada Direktur Utama PT Finex Berjangka yakni Agus Wisnuaji.

Adam menambahkan, “Dengan tuduhan melanggar pasal 35 ITE & pasal 378/372 KUHP.

Cuitan dan laporan terkait PT. Finex Berjangka

Cuitan dan laporan terkait PT. Finex Berjangka

Seperti yang diketahui, PT Finex Berjangka termasuk jajaran pialang berjangka resmi di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dengan nomor izin 47/BAPPEBTI/SI/04/2013.

Aktivitas dari PT Finex Berjangka adalah trading forex. Sementara berdasarkan data yang tercantum di situs Bappebti, perusahaan tersebut beralamat di The Plaza Tower Lantai 38, Jl. M. H. Thamrin Kav. 28-30, Jakarta.

Sementara PT Finex Gold Berjangka beralamat di Central Plaza 73 Floor, Jl. Jendral Sudirman Kav 57-59 Jakarta.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Bappebti kembali memblokir 114 domain situs entitas di bidang perdagangan berjangka yang tidak memiliki izin atau ilegal.

Dengan demikian, hingga November 2020 sudah sebanyak 1.143 domain entitas yang tidak memiliki izin Bappebti telah diblokir. Pemblokiran dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta bekerja sama dengan perusahaan tempat pendaftaran nama domain di Indonesia.

Sidharta Utama selaku Kepala Bappebti mengatakan, bahwa pemblokiran dilakukan untuk mencegah kerugian masyarakat dari praktik perdagangan berjangka komiditi yang tidak berizin.

Sekaligus untuk memberi kepastian hukum terhadap masyarakat dan pelaku usaha di bidang perdagangan berjangka komoditi.

Dalam keterangan resminya pada hari Selasa (15/12/2020) lalu, Sidharta menyampaikan, “Bappebti akan terus melakukan pembatasan agar situs-situs web tersebut tidak dapat diakses dari Indonesia”.

Ia menjelaskan, 114 domain situs terbaru yang diblokir, sebagian besar merupakan situs web dari pialang berjangka luar negeri. Memang banyak yang mengaku memiliki legalitas dari regulator di luar negeri, tapi ketika beroperasi di Indonesia tetap diharuskan memiliki izin dari Bappebti.

Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti M. Syist menambahkan, pemblokiran juga bertujuan mengedukasi masyarakat.

“Pemerintah berharap masyarakat akan semakin menyadari dan berhati-hati dalam melakukan investasi. Jangan mudah tergiur dengan janji-janji keuntungan tinggi”, katanya.

Menurut dia, dalam berinvestasi harus memilih perusahaan yang memiliki legalitas yang jelas dan memberikan keuntungan yang logis. Untuk itu, sebelum berinvestasi masyarakat harus selalu melakukan pengecekan atas legalitas pialang berjangka dan kewajaran keuntungan yang ditawarkan.

Incoming search terms:

  • Finex penipu
Lita Alisyahbana
1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top