Bisnis

Efek Covid 19 Terhadap Kepercayaan Investor Asing Di Indonesia

Efek Covid 19 khususnya kemampuan pemerintah dalam menangani tes virus corona yang rendah menjadikan turunnya kepercayaan investor yang berinvestasi di tanah air ini.  Hal tersebut sesuai dengan kutipan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Adanya hal ini juga mencerminkan sebuah ketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan wabah yang ada. 

Memang dibandingkan dengan negara lain,  Indonesia masih jauh tertinggal dalam penanganan Covid 19 ini.  Kepercayaan investor menjadi berkurang ketika dilihat dari sudut pandang mengatasi wabah yang berasal dari Wuhan China ini.  Meskipun terbilang wajar banyak investor menahan uangnya dikarenakan pandemi, namun indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah investor asing yang sedikit. Selebihnya tentang efek covid 19 ini,  simak ulasannya berikut!

Efek Covid 19 Terhadap Kepercayaan Investor Asing Di Indonesia

Efek Covid 19 Terhadap Kepercayaan Investor Asing Di Indonesia

Akibat Pandemi Terhadap Kepercayaan Investor Asing

Sebelum terjangkit sebuah wabah yang saat ini terjadi,  Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki potensi besar untuk dijadikan sarana investasi negara asing.  Hal ini terlihat dari jumlah investor asing yang semakin meningkat setiap tahunnya. Pasar yang besar serta tingginya konsumsi dimasa depan menjadi salah satu alasannya. Namun adanya wabah,  potensi tersebut seakan menjadikan pukulan yang tajam bagi sektor ekonomi. Berikut beberapa efek dari covid-19 terhadap kepercayaan investor asing, diantaranya:

1. Semakin Menurun Karena Kurangnya Kepercayaan Terhadap Indonesia

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penanganan di negara ini kurang begitu terlihat dibandingkan dengan negara lain.  Entah karena dari rakyat itu sendiri atau dari sebab lainnya. Meskipun pemerintah telah mengeluarkan berbagai maklumat untuk mengatasi pandemi,  pasalnya jumlah positif tetap melonjak. Hal ini menjadikan investor kurang percaya dengan Indonesia untuk melakukan investasi.  

Adanya stimulus fiskal dan juga non fiskal menjadikan investor masih melakukan investasi di Indonesia,  meskipun jumlah yang ada dibandingkan dengan tahun sebelumnya mengalami penurunan. Alasan lain yang menjadikan Indonesia tetap dipilih untuk dijadikan investasi yaitu karena prospek ekonomi yang masih terbilang baik ke depannya. 

2. Investasi Ditopang Oleh PMDN

Penanaman Modal Asing atau yang biasa dikenal dengan PMA yang menjadi langkah awal ketika terjadi sebuah transaksi investasi oleh asing,  kini telah ditopang oleh PMDN. Penanaman Modal Dalam Negeri ini kini telah menopang tugas dari PMA dikarenakan adanya covid-19 tersebut. PMA kini lebih memprioritaskan adanya investor dari dalam negeri terlebih dahulu meskipun hal tersebut akan berimbas pada kegiatan ekonomi yang ada. 

Meskipun diatur oleh bidang yang berbeda,  namun pemerintah membuka seluas-luasnya baik PMA maupun PMDN untuk membuka bidang usaha untuk kepentingan nasional. Hal tersebut meliputi perlindungan sumber daya alam,  pengembangan usaha baik mikro maupun makro, dan juga partisipasi dalam sebuah modal dalam negeri.  

3. Investasi Domestik Mendominasi 

Industri menjadi salah satu hal yang perlu dipertahankan meskipun dalam keadaan pandemi seperti saat ini. Hal tersebut dikarenakan ekonomi akan sangat terpengaruh oleh keadaan yang ada. Ketika investasi domestik ini mendominasi,  tentunya investor negara asing akan semakin berkurang. Dengan semakin menekan impor menjadikan produk dalam negeri semakin banyak.

Bahkan di tengah pandemi ini,  indonesia memang menumbuhkan sebuah industri domestik agar bisa lebih berdiri dikaki sendiri.  Pasar dalam negeri yang semakin besar menjadikan peluang tersendiri bagi indonesia. Hal ini bahkan juga bisa menjadi salah satu penyelamat industri di tengah pandemi.  Pemenuhan domestik akan berimbas pada berkurangnya investor asing yang ada.  

Efek Covid 19 memang menjadikan banyak perubahan dalam tatanan penyelenggaraan negara.  Hal ini karena banyak hal yang perlu dipikirkan ulang serta diubah dalam perencanaan anggaran yang ada.  Kurangnya kemantapan dalam menangani wabah menjadikan investor memiliki kepercayaan yang berkurang. Hal ini membuat banyak investor asing menahan uangnya meski indonesia memiliki peluang yang bagus kedepannya. 

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top