Crypto

Emas Cetak Rekor US$ 1.800/oz, Bagaimana Kabar Bitcoin?

Pada perdagangan di hari Kamis (9/7/2020) ini, harga emas berada pada level US$ 1.808,47 per troy ons. Untuk informasi, harga emas sejak awal tahun ini sudah tercatat alami kenaikan hingga 19 persen. Harga emas yang mencetak rekor mencapai US$ 1.800/oz ini tentu membuat para investor emas sedang diliputi suka cita.

Naiknya harga logam mulia kali ini memang tidak terlepas dari minat investor yang tinggi. Para investor tersebut banyak yang memilih dan melirik emas dengan alasan untuk mencari pilihan yang aman dari risiko ketidakpastian global yang masih dipengaruhi oleh pandemi virus corona.

Seperti yang diketahui, pandemi virus corona yang masih melanda belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Kenyataan pahit yang muncul justru jumlah kasus yang terus meningkat.

Tentu naiknya harga emas bukan hanya dipengaruhi oleh pandemi virus corona, namun ada faktor lain juga. Yaitu, tensi geopolitik yang tinggi antara poros Washington dan Beijing. Kondisi sosial ekonomi yang sedikit buruk menjadikan prospek ekonomi menjadi suram.

Emas Cetak Rekor US$ 1.800/oz, Bagaimana Kabar Bitcoin?

Emas Cetak Rekor US$ 1.800/oz, Bagaimana Kabar Bitcoin?

Jika emas tengah melambung dan mencetak rekor, lalu bagaimana dengan nasib investasi Bitcoin?

Mengutip dari Coindesk, pada hari Kamis (9/7/2020) pagi ini, harga emas digital tersebut berada di level US$ 55 per koin. Ini artinya Bitcoin menguat 0,9 persen dalam waktu 24 jam terakhir. Namun sayangnya, Bitcoin masih kesulitan untuk menembus level US$ 10.000 per koin.

Seperti yang diketahui, di dua bulan lalu Bitcoin baru saja melakukan proses halving. Secara singkat, proses halving adalah pengurangan 50 persen terhadap reward penambang Bitcoin, yang terjadi di setiap empat tahun sekali dan berujung pada pengurangan jumlah Bitcoin yang dirilis ke pasar.

Itu artinya, imbalan kepada para penambang akan berkurang separuh dengan rumusan yang serupa. Dikarenakan para penambang adalah yang menentukan pasokan bitcoin ke dalam pasar, jika mereka melakukan penjualan bitcoin yang diperolehnya. Selama proses halving, pasokan bitcoin yang masuk ke pasar akan dikurangi sehingga membuat harga menjadi melesat.

Tetapi jika melihat dari pergerakan harga Bitcoin dalam dua bulan terakhir, proses halving tidak menjadi sentimen yang positif dan berhasil mendongkrak Bitcoin pada harga yang fantastis. Sekadar informasi, harga emas digital ini pernah mencapai level puncak dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Yaitu ketika Desember 2017 harga Bitcoin mencapai US$ 20.000.

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top