Forex

Ini 4 Cara Menentukan Leverage Forex Pemula

Leverage adalah fitur yang memungkinkan investor untuk menjalankan strategi investasi forex melalui uang pinjaman. Dengan kata lain, leverage adalah utang. Bagaimana cara menentukan leverage forex untuk pemula? Berikut pembahasannya.

Dilihat dari definisi, leverage adalah uang pinjaman atau utang. Tujuannya sederhana, yakni agar investor lebih cepat melejitkan potensi keuntungan yang lebih besar.

Uang pinjaman ini berasal dari perusahaan broker forex. Jika Anda melihat keterangan leverage 1:200, maka 1 (dalam Dolar) adalah modal Anda dan sisa 199 adalah uang pinjaman broker forex.

Meski trading menggunakan leverage dengan besaran nominal tertentu, tetapi ada jaminan dalam jumlah kecil. Jaminan ini dinamakan margin. Prinsipnya, semakin besar leverage, semakin kecil marginnya.

Cara memilih leverage forex untuk pemula

Ini 4 Cara Menentukan Leverage Forex Pemula

Ini 4 Cara Menentukan Leverage Forex Pemula


Banyak yang bertanya, berapa sih angka leverage yang aman? Bagaimana cara memilihnya?

1. Sesuaikan kebutuhan
Beberapa sumber mengatakan, leverage yang ideal tidak lebih dari 1:200. Tetapi, realitanya lebih fleksibel jika Anda mampu memadukannya dengan manajemen risiko yang cermat.

Dapat dikatakan, kunci memilih leverage forex yang aman untuk pemula adalah sesuai dengan kebutuhan dan siap menanggung risiko. Jadi Anda memiliki 3 pilihan:

a. Leverage maksimal 1:200, tapi buka posisi dengan lot mikro.
b. Leverage lebih tinggi 1:200 dan bisa buka posisi dengan lot standar atau mini.
c. Leverage lebih tinggi 1:200, tapi buka posisi dengan lot mikro.

Dengan ini, Anda dapat menggunakan leverage sesuai kebutuhan. Bukan karena kejar target ingin cuan lebih cepat.

2. Hindari harga dengan volatilitas tinggi

Leverage tinggi datang dari volatilitas harga forex. Tapi bisa dihindari dengan menyusun satu sistem berdasarkan preferensi pair dan waktu.

Untuk itu, pilihlah pair trading dengan rentang pergerakan harga yang kecil, hindari trading saat pasar ramai oleh berita forex. Gunanya, agar Anda tidak terpengaruh dengan harga bervolatilitas tinggi.

3. Pilih broker yang menyediakan fixed leverage

Kebijakan masing-masing broker berbeda. Broker juga dapat mempengaruhi kondisi penggunaan leverage yang aman. Karenanya, banyak broker yang menggunakan leverage secara mengambang (floating), agar broker dapat mengurangi leverage trader sewaktu-waktu.

Misalnya saat pemilu AS, referendum Brexit, dan sebagainya, broker mengurangi leverage untuk menghindari kerugian kalau-kalau stop loss dan margin call tidak berfungsi. Fixed leverage berguna untuk menghindari hal-hal tersebut.

4. Risiko berbanding lurus dengan leverage
Pada prinsip leverage tinggi, maka margin kecil, artinya selalu ada risiko yang berbanding lurus dengan leverage. Karena itu, pertimbangkanlah dengan sadar saat menentukan leverage sesuai dengan modal Anda.

Itulah cara-cara menentukan leverage untuk pemula. Semoga bermanfaat!

Pratama Bisri
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top