Forex

Leverage Rendah VS Leverage Tinggi, Mana Yang Sesuai untuk Anda

Agar bisa berhasil dalam trading forex memang membutuhkan banyak pengetahuan mengenai kondisi ekonomi dan situasi politik dari masing-masing negara mata uang bersangkutan. Meskipun itu memang sangat diperlukan, tapi justru yang biasanya membuat trader gagal dalam trading adalah kurangnya pengetahuan mengenai dasar-dasar forex, contohnya saja penggunaan leverage yang kurang bijak.

Banyak trader yang terlalu antusias dengan leverage sehingga menggunakan leverage yang tinggi. Padahal, penggunaan leverage yang tinggi merupakan salah satu penyebab utama trader kehilangan uang mereka. Nah, di sini akan kami uraikan risiko penggunaan leverage yang tinggi sehingga trader bisa lebih bijak memilih tingkat leverage yang sesuai dengan kemampuan dan kenyamanan mereka.

Risiko Leverage Tinggi

Leverage yang tinggi merupakan salah satu keuntungan yang bisa didapatkan ketika trading forex. Leverage yang tinggi memungkinkan trader masuk dengan modal kecil dan mendapatkan keuntungan yang signifikan. Namun, sebenarnya leverage juga bisa menjadi bumerang bagi trader. Semakin tinggi leverage yang digunakan, semakin tinggi risikonya.

Tingkat leverage yang kita pilih menentukan seberapa besar pinjaman uang yang bisa kita dapatkan. Tidak hanya tingkat leverage, besarnya pinjaman juga ditentukan oleh modal yang kita miliki. Dengan tingkat leverage yang sama, modal yang lebih besar akan mendapatkan pinjaman yang lebih besar pula.

Misalnya saja seorang trader A memiliki modal sebesar $2000 di akunnya. Dia menggunakan rasio leverage 50:1, maka besarnya pinjaman yang bisa trader A dapatkan adalah $2000×50=$100000. Dengan modal tersebut, trader A bisa trading lebih banyak forex, sehingga perubahan kecil pada harga forex akan memberikan keuntungan yang signifikan.

Risiko penggunaan Leverage Tinggi VS Leverage Rendah

Di sini akan diberikan contoh risiko kerugian yang akan Anda dapatkan jika menggunakan leverage tinggi dan leverage rendah

Leverage Rendah VS Leverage Tinggi, Mana Yang Sesuai untuk Anda

Leverage Rendah VS Leverage Tinggi, Mana Yang Sesuai untuk Anda

Leverage Tinggi

Misalkan trader A memiliki modal sebesar $2000 dan menggunakan rasio leverage tinggi, yakni 50:1. Dari hasil contoh sebelumnya, trader A mampu mendapatkan pinjaman sebesar $100000.

Ada tiga ukuran perdagangan dalam forex, yakni standard lot (100000 unit mata uang), mini lot (10000 unit mata uang), dan mikro lot (1000 unit mata uang). Maka berdasarkan ukuran tersebut, pinjaman trader A sebesar $100000 mewakili 1 standard lot.

Pergerakan harga sendiri diukur dalam pip. Setiap perubahan 1 pip dalam standard lot sama dengan perubahan 10 unit mata uang. Karena trader A membeli 1 standard lot , jika harga turun 1 pip saja, maka trader A akan mengalami kerugian sebesar $10.

Dan jika perubahan harga sebesar 50 pip, maka trader A akan mengalami kerugian sebesar $500, yang mana jumlah kerugian ini sebesar 25% dari modal awalnya.

Leverage Rendah

Akan kita bandingkan dengan risiko penggunaan leverage rendah. Misalnya trader A masih pemula yang tidak mau ambil risiko tinggi, sehingga dia menggunakan rasio leverage sebesar 5:1.
Dengan modal yang sama, yakni $2000, maka trader A bisa mendapatkan pinjaman sebesar $10000 atau sama dengan 1 mini lot.

Dalam mini lot, perubahan 1 pip sama dengan perubahan 1 unit mata uang. Karena trader A memiliki 1 mini lot, maka setiap perubahan satu pip sama dengan perubahan $1. Dan jika perubahan harga turun sebesar 50 pip, maka total kerugian trader A sebesar $50.

Dari dua kasus tersebut, dapat dilihat bahwa perbandingan risiko penggunaan leverage tinggi dan leverage rendah sangat signifikan. Namun, apabila trading berhasil, perbandingan keuntungan juga akan sangat signifikan.

Berikut ini adalah 3 aturan penggunaan leverage yang bisa Anda terapkan agar bisa bertahan lama dalam dunia trading

1. Gunakan tingkat leverage yang rendah
2. Gunakan trailing stop untuk melindungi modal
3. Ambil risiko maksimal 1% sampai 2% dari modal yang Anda miliki untuk setiap posisi yang Anda ambil

Ingat bahwa tugas utama Anda sebagai trader bukanlah mencari profit, melainkan melindungi modal yang Anda miliki. Tanpa modal, tentu Anda tidak bisa bertahan dalam dunia trading. Ambilah leverage yang sesuai kemampuan dan kenyamanan Anda.

Johnson Manik
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top