Forex

Pengertian Fractal dan Fungsinya pada Trading Forex

Untuk mengawali tulisan ini, kami akan menuliskan pengertian bahwa ketika Anda sebagai trader (khususnya pemula) akan sering menemui istilah-istilah forex ketika memasuki dunia trading online. Pada prakteknya, seringkali istilah-istilah tersebut masih banyak yang kurang memahami atau bahkan menganggapnya sebagai hal yang sepele.

Namun, harap dicatat bahwa beberapa istilah-istilah dalam trading forex pada kenyataanya akan berhubungan pada aktivitas ataupun strategi trading yang Anda lakukan. Untuk itu, penting bagi Anda untuk memahami istilah-istilah tersebut agar Anda tidak salah dalam mengambil langkah dan keputusan dalam bertrading.

Pada artikel ini, kami akan membahas mengenai salah satu istilah populer yang juga penting pada trading forex, yaitu Fractal. Untuk itu, simak penjelasannya pada artikel berikut!

Pengertian Istilah Fractal pada Trading Forex:

Jika dilihat secara dasar, teori Fractal adalah mengenai pola-pola berulang yang dapat dimanfaatkan untuk memprediksi pergerakan arah harga. Hal ini dapat diartikan bahwa, sebenarnya pergerakan harga pada chart adalah rangkaian pola-pola Fractal di mana jika satu pola muncul maka pola tersebut dapat menjadi indikator ke arah mana pola berikutnya akan berlanjut, dan begitu seterusnya.

Sementara jika dilihat secara ilmiah, istilah Fractal dapat dijelaskan sebagai sebuah fragmen berbentuk geometris yang dapat dipecah menjadi lebih kecil dengan bentuk yang relatif sama atau serupa. Untuk informasi, istilah Fractal sendiri diciptakan oleh Benoit Mandelbrot pada tahun 1975. Istilah tersebut diketahui berasal dari Bahasa Latin yaitu fractus yang jika diartikan adalah “patah”, “rusak”, atau “tidak benar”.

Dalam definisinya, sang pencipta menjelaskan bahwa istilah tersebut memiliki arti sebagai himpunan yang berbentuk dimensi lebih besar dari dimensi topologisnya. Dan jika dirunut, sebelum konsep Fractal tersebut ditemukan oleh Mandelbrot, analisa teknikal trading forex sudah menggunakan dasar-dasar dari Teori Dow.

Pengertian Fractal dan Fungsinya pada Trading Forex

Pengertian Fractal dan Fungsinya pada Trading Forex

Pengertian Indikator Fractal pada Trading Forex:

Indikator Fractal pada trading forex adalah merupakan salah satu indikator yang diperkenalkan oleh Bill Williams untuk memetakan titik atas (top) atau titik bawah (bottom). Indikator ini biasanya ditunjukan dalam bentuk tanda panah ke atas sebagai tanda titik tertinggi dan anak panah ke bawah sebagai titik terendah.

Dalam trading, biasanya sinyal indikator Fractal sering sekali muncul. Hal ini tentu saja membuat trader bingung dalam membaca sinyal tersebut. Maka dari itu agar lebih mudah dalam mencari sinyal indikator ini diperlukan alat bantu indikator lain sebagai filter.

Dalam dunia trading forex, indikator Fractal sebenarnya dipakai dengan kombinasi indikator Alligator yang dikenal dengan chaos strategy. Namun seiring berkembangnya sudut pandang para trader, Fractal memiliki banyak fungsi yang dapat membantu Anda dalam pengkombinasian strategi trading yang Anda jalankan. Misalnya adalah penentuan titik support dan resistance, penenturan trend yang berkelanjutan atau tidak, membantu Anda secara objektif melihat puncak dan lembah dalam sebuah grafik.

Penggunaan Indikator Fractal pada Trading Forex:

Penggunaan indikator Fractal dalam trading adalah dengan mengambil posisi sesuai arah breakout Fractal. Jika harga bergerak melewati Fractal naik, maka posisi yang diambil adalah buy. Sebaliknya jika harga bergerak melewati Fractal turun, maka posisi yang diambil adalah sell. Akan tetapi, tidak seluruh Fractal dapat dijadikan sinyal. Hanya Fractal yang didahului oleh Fractal lain dengan arah yang berlawanan saja yang dapat dijadikan sinyal.

Cara menggunakan indikator Fractal terlihat mudah. Yakni, pertama-tama Anda harus menemukan puncak atau lembah terlebih dulu:

1. Indikasi titik balik bearish (pembalikan arah harga ke bawah) ditandai oleh kemunculan titik tertinggi (puncak) di tengah dua bilah bar tetangga dengan harga tinggi lebih rendah (lower highs).

2. Indikasi reversal bullish ditandai oleh munculnya titik terendah (lembah) di tengah dua bilah bar tetangga dengan harga rendah lebih tinggi (higher lows).

Selain itu, Fractal juga ada yang berjenis start, yakni Fractal yang menjadi titik awal Fractal sinyal. Atau dengan kata lain Fractal yang selalu disusul dengan Fractal lain yang berlawanan arah. Pada penggunaanya, Fractal start dapat dijadikan sebagai penempatan stop loss.

Fungsi Indikator Fractal pada Trading Forex:

Sesuai penggunannya dalam aktivitas bertrading, indikator ini dapat memberi fungsi yang baik bagi trader, di antaranya adalah:

1. Sebagai sinyal trading.
2. Sebagai alat bantu untuk menemukan arah trend.
3. Sebagai penentu titik support resistance.
4. Dapat membantu dalam melihat puncak dan lembah dari grafik.

Namun, seperti yang diketahui, bahwa setiap indikator tidak pernah bisa-bisa 100% memberikan data yang valid. Untuk itu, setiap open posisi yang Anda lakukan haruslah didukung dengan manajemen keuangan yang baik. Sebagai saran, hindari trading berlebihan karena terlalu emosi mengikuti sinyal, karena hal ini biasanya yang membuat trading kita kacau balau.

Itulah ulasan dari pengertian Fractal dan fungsinya pada trading forex. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam menambah wawasan trading forex.

Benny Faizal
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top