Forex

Strategi Forex Trading Contrarian Perlu Diperhatikan Para Trader

Strategi forex trading contrarian dilakukan ketika membeli suatu mata uang yang nilainya lemah serta menjual mata uang ketikan nilainya menguat. Lalu bagaimana cara melakukannya? Umumnya strategi forex contrarian merupakan taktik yang dilakukan oleh seorang trader serta investor saham. Dengan cara membeli saham yang terbaik pada saat harga mulai merosot. Strategi ini sangat populer dilakukan oleh kalangan trader forex untuk menghasilkan keuntungan yang sangat tinggi.

Pengertian Strategi Trading Contrarian

Inti dari strategi forex trading contrarian yaitu mengenali hal yang dilakukan para pelaku pasar, kemudian ambilah tindakan yang berbeda dari mayoritas pelaku pasar. Misalnya saja jika para trader forex lain sedang melakukan aksi jual, maka pelaku strategi forex trading contrarian akan melakukan aksi beli. Dan berlaku pula sebaliknya untuk trading forex.
Fokus dari trading contrarian bukan melawan tren yang ada. Melainkan melakukan perlawanan pasar. Saat para trader berbalik arah atau reversal, maka trader contrarian akan bertrading berdasarkan arah tren. Dan pada akhirnya trader akan menghadapi reversal yang ada sedangkan mayoritas lain memperkirakan harga tren yang akan berlanjut.
Maka untuk menjalankan strategi trading contrain harus memahami keadaan pasar dan lakukan tindakan berbeda dari mayoritas pelaku pasar.

Strategi Forex Trader Contrarian Profit Maksimal

Bagi para trader contrarian alasan untuk melakukan perlawanan pada mayoritas pelaku pasar adalah karena adanya keuntungan yang bisa didapatkan. Trader Contrarian mendapatkan resiko yang kecil dan bisa mencapai profit yang signifikan. Selain itu dalam melakukan antisipasi sejak awal, trader contrarian mampu membaca posisi terbaik saat terjadi reversal atau pembalikan harga dengan rasio reward yang didapatkan secara optimal.

Strategi Forex Trading Contrarian Perlu Diperhatikan Para Trader

Strategi Forex Trading Contrarian Perlu Diperhatikan Para Trader

Cara Melakukan Strategi Forex Trading Contrarian

Para trader contrarian melakukan aslinya disaat momen pelaku pasar melihat pergerakan harga yang kuat, pada saat itu trader contrarian melakukan pilihan yang berlawanan.
Saat para pelaku pasar melakukan penjualan, maka peluang trader Contrarian justru melakukan pembelian. Pada saat harga menjadi lebih tinggi biasanya harga terlalu mahal atau overpriced maka akan memberikan celah untuk membeli atau sell.

1. Trading Contrarian Dari Perspektif Fundamental

Strategi forex trading contrarian dilakukan seakan melawan sejarah yang ada. Saat ada berita seperti pengumuman sebuah kebijakan tentang adanya suku bunga Federal Reserve misalnya, para pelaku pasar secara mayoritas tentu berasumsi bahwa Dolar akan menguat disesuaikan dengan naiknya suku bunga terdahulu, maka terjadilah lonjakan dolar. Sementara itu trader contrarian melakukan prediksi yang berbeda, Dolar akan menurun setelah ada pengumuman kebijakan suku bunga Federal Reserve.

2. Trading Contrarian Dari Perspektif  Teknikal

Dalam melakukan strategi trading, pada perspektif teknikal ini lebih sering dilakukan oleh para trader forex. Dengan cara pemanfaatan analisa teknik, seperti paham akan Price Action atau karakteristik pergerakan harga, mengenali adanya Divergence serta kemungkinan trader mendeteksi reversal di awal trading.
Saat harga pasangan mata uang sedang naik, malah indikator jadi menurun artinya terjadi bearish divergence. Pada saat harga menurun, namun indikator semakin naik maka terjadi bullish divergence. Dalam melakukan perspektif teknikal maka harus menerapkan manajemen resiko agar bisa menyeimbangkan Rasio Risk atau reward dengan cara lainnya.

Dalam melakukan strategi forex, seorang trader Forex pengguna Strategi Trading Contrarian cenderung membuka peluang posisi yang berlawanan dengan mayoritas pasar yang ada.

Tujuan yang ingin dicapai untuk mendapatkan keuntungan pada saat nanti jika sentimen pasar berbalik arah. Oleh karena itu, langkah yang dilakukan Trading Contrarian mencakup membeli suatu mata uang ketika nilainya mulai lemah, dan menjual mata uang tersebut ketika nilainya kuat di pasar trading.

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top