Finansial

Kemampuan RI Tangani Corona, Diam-Diam Dipantau Investor Asing

Vietnam dan Thailand adalah negara pesaing di kawasan Asean dalam perebutan investasi yang terbilang sukses dalam kecepatan penanganan corona dibandingkan Indonesia. Hal ini tentu akan membuat investor untuk menimbang keputusannya, termasuk dari rencana relokasi pabrik dari China.

Tingkat kesuksesan mengenai penerapan skenario new normal merupakan faktor penentu investor dalam menjatuhkan pilihan. Penanganan virus corona di Indonesia bakal menjadi pertimbangan untuk para investor menanamkan modalnya di Indonesia.

Rosan P Roeslani -Ketua Umum Kadin Indonesia- menilai, faktor kesehatan ke depan akan menjadi poin penting di dunia usaha. Sejumlah negara bahkan sudah mengucurkan anggaran lebih besar dalam rangka memperkuat bidang kesehatan.

Rosan menjelaskan, “Pandemi Covid-19 ini merupakan ujian bagi Indonesia dalam menghadapi potensi krisis. Dalam beberapa kali pengalaman, Indonesia sudah berhasil melalui krisis dengan kebangkitan kembali.

Tren itu yang perlu dilanjutkan dalam masa pandemi virus corona seperti saat ini. Karena itu Rosan menggarisbawahi mengenai pentingnya koordinasi antar stakeholder.

Kemampuan RI Tangani Corona, Diam-Diam Dipantau Investor Asing

Kemampuan RI Tangani Corona, Diam-Diam Dipantau Investor Asing

Dalam penjelasannya, Rosan mengatakan, “Di bidang kesehatan, ke depannya sudah pasti di banyak negara termasuk kita akan anggarkan lebih besar dalam hal kesehatan, jadi prioritas dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari”.

Rosan meyakini bahwa pandemi virus corona pasti akan berakhir. Tetapi pemulihan yang dibutuhkan tidak semudah membalikkan telapak tangan, paling tidak butuh waktu 1-2 tahun ke depan.

“Kuncinya adalah kolaborasi sinergi dari semua pemangku kepentingan. Kehadiran pemerintah dan negara benar-benar sangat diharapkan sehingga komunikasi pemangku kepentingan dalam mencari solusi akan jadi sangat penting”, katanya.

Ia menambahkan, “Sehingga kita pun harus segera adaptasi, adjusment dalam hal melakukan operasi usaha dan ekonomi. Kita harus mulai membiasakan bahwa faktor-faktor kesehatan akan jadi salah satu yang membuat dunia usaha, bisnis kita ini bisa bergerak lebih maju dan baik”

“Ini akan menjadi konsiderasi tidak hanya di kita tetapi juga konsiderasi oleh pihak luar juga (investor). Apalagi mereka yang ingin misalnya tetap berinvestasi ke Indonesia. Hal itu jadi check point bagi kita. Apakah sudah melakukan protokol kesehatan dengan baik dan benar”, tutupnya.

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top