Saham

Diangkat Jokowi Dibanting Anies, Begini Nasib Saham Mal

Kemarin hari Selasa (26/5/2020) kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Mal Summarecon Bekasi dalam rangka memantau persiapan pembukaan kembali pusat perbelanjaan dengan skenario new normal, berdampak pada harga saham pengelola mal yang sempat melesat. Pernyataan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pembukaan mall jadi sentimen negatif. Hal ini sedikit banyak mempengaruhi harga saham pengelola mall yang hari ini terkoreksi.

Pada kunjungannya tersebut Jokowi sempat menyampaikan akan segera membuka aktivitas ekonomi, meskipun wabah virus corona masih menyebar di tengah masyarakat.

Pada pemantauan persiapan pembukaan pusat perbelanjaan kemarin itu, Jokowi menyampaikan, “Pada siang ini, saya datang ke Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Untuk memastikan pelaksanaan kesiapan kita dalam menuju ke sebuah tatanan baru, sebuah normal yang baru”.

Namun, hari ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa belum ada keputusan soal aturan mengenai berakhirnya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta. Sehingga belum ada kepastian soal beroperasinya kembali mal di ibukota.

Diangkat Jokowi Dibanting Anies, Begini Nasib Saham Mall

Diangkat Jokowi Dibanting Anies, Begini Nasib Saham Mall

Dikutip dari Detikcom (27/5/2020), Anies mengatakan, “Jadi kalau saat ini ada yang mengatakan bahwa mal akan buka tanggal 5, mal akan buka tanggal 7, itu imajinasi, itu fiksi. Karena belum ada aturan mana pun yang mengatakan PSBB diakhiri. Dan saya selalu mengatakan PSBB ini bisa PSBB penghabisan, tapi bisa juga diperpanjang, tergantung pantauan atas kegiatan masyarakat selama dua minggu ini”.

Pada perdagangan hari ini harga saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), yang merupakan pemilik Summarecon Bekasi, turun 0,46 persen ke level harga Rp 434/unit.

Saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) pengelola mal Lippo Group seperti Plaza Semanggi dan Lippo Kemang turun 1,33 persen ke level Rp 148/unit. Sedangkan untuk harga saham PT Agung Podomoro Land (APLN) pengelola mal raksasa Central Park ini juga turun 1 persen ke level harga 99/unit.

Untuk harga saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) pengelola Ciputra Mal tetap berada di level harga Rp 530/unit. Sementara saham PT Plaza Indonesia Tbk (PLIN) pemilik Mal Plaza Indonesia juga stagnan di level 2.200/unit. Hanya PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) yang mengalami kenaikan 2,76 persen ke level Rp 372/unit.

Ellen Hidayat -Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, sebelumnya sempat memberi pernyataan bahwa mal di Jakarta akan beroperasi pada 5 Juni 2020. Pernyataan ini berdasarkan masa PSBB di ibukota pada 4 Juni 2020.

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top