Forex

Strategi Retracement Trading Forex untuk Meminimalisir Risiko Trading Forex 

Dalam trading forex, setiap peluang dan resiko senantiasa mengiringi. Oleh sebab itu, butuh strategi retracement trading forex guna meminimalisir resiko yang mungkin terjadi seperti risiko psikologi, broker, risiko leverage, dan risiko volatilitas. Strategi tersebut meliputi:

Strategi Retracement Trading Forex untuk Meminimalisir Risiko Trading Forex 

Strategi Retracement Trading Forex untuk Meminimalisir Risiko Trading Forex 

1. Menentukan Level Stop Loss 

Cara pertama dalam strategi retracement trading forex adalah menentukan level stop loss. Strategi ini seringkali dilakukan agar dapat mengikat keuntungan yang telah didapatkan dari trading forex. Mengikat keuntungan seringkali dilakukan agar dapat meminimalisir risiko leverage

Untuk mencapai keuntungan pada trading forex diperlukan sebuah strategi agar dapat mempertahankan kemungkinan keuntungan yang akan didapatkan. Oleh sebab itu menggunakan strategi ini. Itulah sebabnya, setiap trader mudah sekali untuk mendapatkan keuntungan dengan menggunakan strategi ini. 

Para trader bisa memprediksi perkembangan forex melalui strategi ini. Mereka bisa tahu kapan harus menjual atau membeli guna mendapatkan keuntungan dalam forex trading. Sehingga dapat meminimalisir resiko yang mungkin terjadi dalam perdagangan forex. 

2. Menentukan Take Profit 

Strategi selanjutnya untuk memenangkan trading forex ini, menggunakan strategi take profit, yaitu dengan cara menentukan take profit. Maksud dari strategi ini adalah trader mengambil keuntungan dari pergerakan forex. Pergerakan forex yang bersifat dinamis ini merupakan peluang. 

Keuntungannya dihitung secara persentase, yang telah diprediksi sebelumnya dari setiap pasangan mata uang, misalnya pasangan mata uang USD dan Yen yang diprediksi dapat memberikan keuntungan sebesar 15%.prediksi pendapatan keuntungan akan mudah didapatkan. 

Pada dasarnya, setiap transaksi bisnis akan berorientasi kepada keuntungan. Termasuk diantaranya perdagangan forex ini, take profit dilakukan agar terhindar dari risiko kerugian akibat penurunan nilai mata uang. 

3. Mengatur Garis Trend 

Strategi retracement trading forex yang ketiga adalah dengan cara mengatur strategi garis tren, maksudnya adalah menganalisa pergerakan harga pasar, sehingga dapat dijadikan tolak ukur para trader. Pertumbuhan harga forex yang naik turun akan memunculkan banyak risiko. 

Untuk meminimalisir resiko trading forex, maka para trader harus pandai untuk menangkap peluang guna memperoleh keuntungan dalam trading forex. Dengan demikian, dapat menggunakan strategi ini. Trader bisa mengambil rata-rata persentase nilai jual dan nilai beli. 

Para trader harus bisa menganalisa kapan terjadi penguatan atau penurunan nilai mata uang. Oleh sebab itu, pentingnya untuk menggunakan strategi ini agar mudah untuk menentukan keputusan. 

4. Menentukan Level Fibonacci Untuk Entry 

Level fibonacci adalah strategi yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dengan mempertimbangkan pola perhitungan fibonacci. Strategi yang yang mengatur titik-titik pola fibonacci untuk forex yang pertama kali dibeli oleh trader. Cara ini merupakan cara perhitungan matematika. 

Penentuan harga yang dibeli dari nilai mata uang pasangan dapat dihitung secara persentase. Grafik fibonacci akan menunjukkan sebuah pola dari titik tertinggi ke titik terendah dalam forex trading yang dapat dijadikan tolak ukur para trader. Untungnya terdapat aplikasi yang memudahkan cara perhitungannya. 

Nilai mata uang dalam forex dijual secara berpasangan, sehingga perhitungan dengan strategi fibonacci untuk pembelian forex akan mempermudah untuk mendapatkan keuntungan. 

5. Menentukan Level Fibonacci Untuk Exit 

Strategi yang ke-lima dalam menentukan strategi retracement trading forex adalah strategi yang mengatur Level fibonacci untuk forex yang telah dikeluarkan atau dijual, dari pasangan nilai mata uang. 

Ketika nilai mata uang asing yang telah dibeli menguat, maka bisa dilakukan penjualan dengan menentukan strategi tingkatan level fibonacci yang sebelumnya telah ditentukan polanya dengan memperhitungkan nilai tertinggi forex dan nilai terendah. 

Trader yang akan menjual forex sebaiknya menggunakan strategi ini agar mendapatkan keuntungan dari selisih harga pada forex. Dengan demikian, tidak akan mendapatkan penipuan dari para broker ‘palsu’. 

Membuat strategi retracement trading forex diperlukan untuk mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Dengan demikian, resiko trading forex dapat diminimalisir. Segala resiko tersebut tentunya akan sangat berpeluang untuk mendapatkan kerugian. 

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top