Forex

Bagaimana Cara Mengatasi Indikator Repaint?


Pada dasarnya, indikator adalah alat bantu yang bertindak sebagai notifikasi terhadap pergerakan harga dan mengonfirmasi alat analisis. Namun, bagaimana jika indikator repaint?

Bagaimana Cara Mengatasi Indikator Repaint?

Bagaimana Cara Mengatasi Indikator Repaint?

Pengertian indikator repaint


Indikator repaint adalah istilah indikator yang berubah-ubah arah prediksi atau warna grafiknya, lalu diakhiri dengan arah yang benar saat harga sudah jauh melewatinya. Harga ini bisa saja bergerak turun atau malah bergerak naik.

Contoh kasusnya adalah ketika melakukan entry buy atau beli saat grafik indikator berwarna hijau atau garis indikator berpotongan positif. Namun, tiba-tiba berubah menjadi warna merah. Sehingga, terjadilah salah masuk akibat indikator berubah. Inilah yang disebut indikator repaint.

Di satu sisi, indikator repaint akan memberi sinyal beli pada rentang waktu tertentu berupa arah panah ke atas. Kemudian berubah spontan dan memberi sinyal jual dan memberi tanda berupa arah panah ke bawah.

Indikator repaint membuat sinyal tampak bagus di mata trader dan mempunyai prospek. Namun kenyataannya, tidak demikian. Hal itu disebabkan proses pergerakan harga berlangsung begitu cepat.

Sebagai tips, Anda dapat mengenali contoh indikator repaint seperti indikator fraktal dan indikator zigzag.

Penyebab indikator repaint

Indikator repaint dapat disebabkan banyak faktor. Berikut pembahasannya.

a. Terpengaruh isu atau berita di luar jangkauan trader.
b. Data bertentangan dengan tren pasar yang sedang terjadi.
c. Terjebak dengan pemakaian satu atau beberapa indikator, sehingga tidak fleksibel mengikuti gerakan pasar yang dinamis.
c. Pasar riil tidak bergerak berdasarkan indikator, namun spekulan tidak menghentikan transaksi.
d. Spekulan bermain di tengah pasar tidak stabil dan mengetahui kecenderungan trader yang menunggu reversal saat harga jenuh.

Cara mengatasi indikator repaint

Indikator repaint bisa diatasi dengan memasang stop loss dan menambah indikator lain sebagai pendukung.

Mengapa harus stop loss? Selain digunakan untuk menghindari margin call dan stop out, juga dapat mengurangi kerugian akibat salah prediksi.

Dilansir dari berbagai sumber indikator repaint masih belum ditemui solusinya. Berbeda dengan whipsaw, yang dapat diatasi melalui pembesaran nilai stop loss dan trading saat whipsaw minimal.

Untuk itu, penting dilakukan penerapan indikator secara variatif. Agar tidak terjadi lagging atau freezing saat bertransaksi.

Sebagai penutup, tidak ada indikator yang 100 persen akurat atau bahkan tidak mengalami repaint. Setiap indikator memiliki pendekatan yang berbeda. Tetapi, jangan sampai terlalu banyak memakai banyak indikator. Ini pun akan menyebabkan OP.

Itulah pembahasan mengenai indikator repaint dan cara mengatasi indikator repaint. Semoga bermanfaat!

Pratama Bisri
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top