Forex

Bahaya, Tiga Rumus Ini Malah Merubah Trader Jadi Bangkrut!

Setiap trader pasti punya harapan saat memulai trading. Ada yang ingin selalu mendapat profit dari setiap trading yang dilakukan dalam situasi apapun. Faktanya, hampir 80% trader yang berkhayal seperti ini selalu berakhir dengan margin call.

 

Bahaya-Tiga-Rumus-Ini-Malah-Merubah-Trader-Jadi-Bangkrut!

Bahaya, Tiga Rumus Ini Malah Merubah Trader jadi Bangkrut!

Berikut rumus kebiasaan yang membuat trader cepat bangkrut:

1. Tak Realistis

Trader pemimpi biasanya mempunyai modal pas-pasan dan berharap memperoleh profit setinggi-tingginya. Punya target profit 50 persen perbulan, tapi tak siap dengan resiko loss yang sama besarnya. Dalam bisnis atau investasi selalu ada prinsip high risk, high return. Itu artinya, bahwa potensi profit selalu sejajar dengan potensi loss yang mungkin diterima. Tapi di bisnis forex kita bisa tentukan sendiri batasan risiko sesuai dengan karakter kita.

2. Tidak Mau Rugi

Seberapa sering menahan floating loss hingga puluhan sampai ratusan dollar dengan pemikiran: “Siapa tahu harganya kembali naik?” Namun saat harga benar-benar balik arah, posisi pun buru-buru ditutup karena dasar pemikiran yang sama: “Takut nanti harganya turun lagi”, padahal baru mengumpulkan 10 pips!

Hal semacam ini sering dilakukan karena kebanyakan trader hanya punya target profit, tapi tak punya batasan rugi atau stop loss. Tetapkan berapa toleransi loss per-trade dalam kurun waktu tertentu.

3. Terlalu Sering Trading

Menunggu momen yang kemungkinan polanya sama berulang, itu jauh lebih baik dibandingkan dengan sering trading tanpa metode hanya untuk mengejar profit. Untuk mendapatkan momen tersebut, trader harus mempunyai metode yang bisa di-backtest paling tidak selama 5 tahun. Dengan data yang dipunya itu para trader bisa tahu kapan momen bagus tersebut datang kembali, tanpa harus membuang waktu untuk memantau market setiap hari.

Forex adalah sebuah bisnis yang tidak pernah usang sehingga setiap langkahnya harus dicermati dengan baik bila kita adalah tipe trader konservatif dengan target hanya 5 persen per bulan saja, maka dalam 1 tahun paling tidak kita bisa menghasilkan 50 persen. Angka tersebut cukup realistis bahkan untuk mengantisipasi saat-saat dimana target profit perbulan gagal terpenuhi.

Siapkan langkah-langkah pembelajaran agar kita cermat dalam melihat peluang.

Incoming search terms:

  • trading online bangkrut
Benny Faizal
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top