Forex

Kisah Jim Rogers, Trader Penyabet Rekor Dunia

Ada banyak tokoh-tokoh hebat dalam dunia trading forex yang memiliki kisah-kisah inspiratif. Kisah perjalanan mereka dalam meraih kesuksekan tentu dapat dijadikan pembelajaran bagi kita. Pada kesempatan ini, kami akan mengajak Anda untuk mengetahui kisah dari James Beeland Rogers Jr, seorang investor sukses pada masanya, dan memiliki kekayaan yang fantastis. Siapa dia dan bagaimana kisah karirnya hingga menyabet rekor dunia trading forex?

James Belland Rogers Jr atau sering disapa Jim Rogers, adalah investor dan trader profesional terkemuka. Selain sebagai investor dan trader, Jim Rogers juga seorang analis, penulis buku, serta komentator di berbagai jenis media investasi terkenal di seluruh dunia.

Rogers lahir di Baltimore, Maryland dan dibesarkan di Demopolis, Alabama. Dalam dunia investasi, ia sadar bahwa pasar dunia penuh dengan ketidakpastian. Jadi, ia mengantisipasi segala kemungkinan buruk dengan menginvestasikan keuntungan yang ia dapat dalam satu sektor, yaitu komoditas.

Jim pernah mengatakan bahwa mungkin akan menjadi sektor investasi tertinggi di tahun-tahun mendatang, dan investor harus mempertimbangkan untuk mengambil sebagian dari dana investasi mereka dan memasukkannya ke dalam prioritas investasi.

Setelah lulus di bidang sejarah dari Yale University, Jim Rogers bekerja di Wall Street pada broker Dominick & Dominick. Tak hanya itu saja, ia merasa tertarik dengan pengaruh politik terhadap pasar, dan akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya untuk mempelajari ilmu Philosophy, Politics and Economics di Universitas Oxford sebelum akhirnya bekerja di perusahaan investasi Arnhold and S. Bleichroder pada 1970an.

Dari sanalah Jim Rogers kemudian bertemu dengan sosok trader legendaris, George Soros. Bersama George Soros, Rogers mendirikan Quantum Fund dan berhasil meraup keuntungan 4200 persen dalam waktu 10 tahun.

Kisah Jim Rogers, Trader Penyabet Rekor Dunia

Kisah Jim Rogers, Trader Penyabet Rekor Dunia

Ada 3 kisah fenomenal Jim terkait kesuksesannya dalam dunia trading, yakni:

1. Peluang investasi yang bisa dicari dimanapun

Untuk mendapatkan inspirasi, Jim yang juga seorang penulis ini memiliki cara yang sangat unik. Seperti dalam penuturannya, “Hey, apakah Anda baca buku saya Investment Biker? (Dalam hal ini terselip pesan bahwa untuk mencari ide investasi, Anda tidak harus hanya duduk di depan komputer seharian)”.

“Mengendarai sepeda motor dan berkeliling dunia bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan inspirasi dari dunia luar. Misalnya di China, di sana banyak sekali inspirasi untuk berbisnis. Tapi itu cara saya, Anda mungkin punya metode berbeda dengan cara saya”, demikian ungkap Jim Rogers.

2. Dalam belajar trading dan menghadapi loss, diam itu emas

Dalam trading, Jim lebih mengandalkan faktor-faktor fundamental. Ia mengatakan, “Saya pernah bekerja sama dengan nama-nama besar dalam dunia trading. Saya juga tidak tahu apakah saya telah belajar dari mereka. Cara yang paling tepat untuk belajar di dunia investasi adalah dengan tidak melakukan apapun sampai Anda menemukan hal untuk dilakukan”.

3. Utamakan sektor komoditas

Jim percaya bahwa pasar penuh dengan ketidakpastian. Untuk itu, ia mengantisipasinya dengan menginventasikan pada satu sektor, yakni komoditas.

Menulis ulang seperti pada paragraf ke 3 dan 4 artikel ini, Jim mengatakan bahwa komoditas mungkin akan menjadi sektor investasi tertinggi di tahun-tahun mendatang, dan investor harus mempertimbangkan untuk mengambil sebagian dari dana investasi mereka dan memasukkannya ke dalam bidang tersebut, sekaligus menjadikannya sebagai prioritas investasi.

Sebagai salah satu investor tersukses di dunia, banyak pengalaman yang telah dilalui oleh Jim Rogers. Pada tahun 1980, Rogers memutuskan untuk “pensiun“, dan menghabiskan sebagian waktunya untuk berpergian dengan sepeda motor di seluruh dunia.

Dan sejak tahun 2007, Jim dan keluarga bermukim di Singapura sembari mengatur semua perusahaan serta portofolio investasi pribadinya. Tentang hijrahnya ke Singapura, Jim mengatakan bahwa Asia masih sangat potensial, dan sekarang adalah saat yang tepat untuk berinvestasi di Asia.

“Jika Anda cukup cerdas di tahun 1807 Anda akan hijrah ke kota London, jika Anda inginkan bisnis di tahun 1907 Anda akan pindah ke kota New York, dan jika Anda hendak berinvestasi di tahun 2007 Anda akan bermukim di negara Asia,” katanya.

Itulah ulasan singkat mengenai kisah Jim Rogers yang dapat Anda petik sebagai pembelajaran. Semoga kisah suksesnya dapat menginsipirasi Anda dalam melakukan trading dengan lebih baik.

Salam sukses!

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top