Forex

Panduan Memahami Strategi Trading Ala Alexander Elder

Panduan Memahami Strategi Trading Ala Alexander Elder

Panduan Memahami Strategi Trading Ala Alexander Elder

Panduan memahami strategi trading ala Alexander Elder menjadi ulasan kami untuk kali ini. Seperti yang diketahui, ada banyak tokoh-tokoh hebat dalam dunia trading forex yang memiliki kisah-kisah inspiratif. Kisah perjalanan mereka dalam meraih kesuksekan tentu dapat dijadikan pembelajaran.

Oleh sebab itu, membaca kisah-kisah trader sukses yang bahkan berhasil menjadi legenda, merupakan salah satu cara sederhana yang bisa Anda lakukan. Hal ini agar Anda terus merasa tetap semangat dan termotivasi dalam aktivitas trading forex. Semoga kisah suksesnya dapat menginsipirasi Anda dalam melakukan trading dengan lebih baik.

Seperti pada judul di atas, kali ini mari membahas tentang sosok trader sukses Alexander Elder. Dan sekaligus memahami bagaimana cara sukses bertrading ala Alexander Elder. Untuk itu silahkan menyimak pembahasannya secara lengkap dan tuntas!

Siapa Alexander Elder?

Dikutip dari berbagai sumber, Alexander Elder merupakan seorang trader kelahiran Rusia-Amerika. Elder lahir di Leningrad dan dibesarkan di Estonia. Untuk informasi, Elder juga merupakan penulis buku “Trading for a Living” yang diterbitkan pada tahun 1993. Buku tersebut bahkan merupakan buku best seller international dan dianggap sebagai karya klasik modern di kalangan para trader.

Selain menjadi trader sukses, Elder juga mendirikan Elder.com pada tahun 1988 dimana pada awalnya bernama Financial Trading Seminars (Seminar Perdangan Finansial). Elder diketahui bermain trading di dua pasar (pasar saham Amerika dan pasar berjangka. Saat melakukan trading, Elder dikenal kerap menggunakan analisa teknikal.

Baca Juga: Daftar Para Trader Sukses Dengan Kisah Kerugian Yang Fantastis

Kemudian pada tahap memasuki pasar, Elder juga diketahui menggunakan MACD Histogram, mencari divergen antara MACD Histogram dan harga. Bahkan Elder juga menganalisa dalam dua time frame (panjang-pendek). Sementara untuk keluar pasar, Elder kerap menggunakan indikator Envelope dan menutup posisi begitu harga mencapai band dari indikator tersebut.

Dan untuk menjadi trader yang sukses, Elder menekankan pada tiga komponen trading. Elder berkata: “Untuk menang di pasar, kita perlu menguasai tiga komponen penting dalam trading: psikologi yang solid, sistem trading yang logis, dan rencana manajemen risiko yang efektif.” Ketiga komponen ini biasanya disebut 3M (Mind, Method and Money). Menguasai ketiga komponen ini akan membantu Anda untuk mendapatkan keuntungan dari pasar. Selain itu, Elder juga menggarisbawahi tiga tingkatan yang perlu diperhatikan oleh trader.

Tiga Tingkatan Trader Menurut Alexander Elder

Tingkatan Pertama

Adalah trader yang mahir dalam penggunaan analisa teknikal, tapi belum memahami pentingnya psikologi trading. Padahal, psikologi trading adalah komponen utama yang menetukan cara berpikir dan mengendalikan emosi seorang trader.

Tingkatan Kedua

Yakni trader yang mulai menyadari bahwa mahir menggunakan analisa teknikal tak menjamin kesuksesan trading. Ia pun mulai mencari dan mencoba cara baru, serta menghindari cara lama yang telah gagal. Alexander Elder menyebut tingkatan ini sebagai kebangkitan pemahaman psikologi trading.

Tingkatan Ketiga

Merupakan trader yang memahami bahwa untuk sukses dalam trading, diperlukan strategi money management yang disiplin serta pengendalian emosi yang benar. Tanpa money management, trader akan menggunakan emosinya untuk terus mencari keuntungan, akibatnya mereka justru menjemput kerugian. Hal ini juga harus disertai dengan pengendalian emosi dalam mengantisipasi pergerakan harga selanjutnya.

Baca Juga: Trader Sukses Punya Ciri-Ciri, Apakah Anda Termasuk?

Bagaimana Strategi Trading Alexander Elder?

Salah satu sistem rancangan Alexander Elder yang bermanfaat sebagai referensi bagi trader era modern adalah Triple Screen. Sistem ini telah dipakai sejak tahun 1985 dan dipublikasikan pertama kali oleh Futures Magazine pada bulan April 1986.

Dalam pengertian lain, Triple Screen bisa dikatakan lebih dari sekedar sistem trading. Sistem ini merupakan sebuah metode dan gaya trading, yang terbentuk dari kombinasi antara metode mengikuti tren (trend-following) dan teknik melawan tren (counter-trend). Terkait dengan sistem Triple Screen ini, Elder menilai bahwa trader harus memantau minimal dua time frame atau lebih baik lagi tiga time frame, yaitu:

1. Time frame jangka pendek.
2. Time frame jangka menengah.
3. Time frame jangka panjang.

Strategi TradingTriple Screen dan Time Frame yang Dipantau Trader Menurut Alexander Elder

1. Jika Anda merupakan trader yang bisa membiarkan posisi floating hingga beberapa hari atau berminggu-minggu, gunakan chart Daily sebagai time frame menengah, Hourly sebagai jangka pendek, dan Weekly sebagai jangka panjang.

2. Jika Anda merupakan trader harian atau scalper, maka gunakan chart M10 sebagai time frame menengah, H1 sebagai jangka panjang, dan M2 sebagai jangka pendek.

Menurut Elder, pasar terlalu kompleks untuk dianalisa dengan satu indikator. Indikator yang berbeda dapat memberikan sinyal yang berbeda pada pasar yang sama. Ketika harga naik, indikator trend-following akan memberikan sinyal buy, sementara indikator Oscillator bisa berada pada wilayah jenuh beli (sinyal sell). Begitu pula sebaliknya, ketika harga turun indikator trend-following akan memberikan sinyal sell, sementara indikator Oscillator berada pada wilayah oversold (sinyal buy).

Baca Juga: Memahami Teknik Triple Screen pada Trading Forex

Triple Screen sendiri terdiri dari long term time-frame untuk melihat pasang surut pasar (market tide) pada screen pertama. Selanjutnya intermediate time-frame berfungsi untuk melihat gelombang pasar (market wave) pada screen kedua. Dan yang terakhir, short term time-frame berguna untuk melihat riak pasar (market ripple) pada screen ketiga. Dalam sistem trading Triple Screen, time frame utamanya adalah screen kedua atau intermediate time-frame.

Pada prinsipnya, sistem trading Triple Screen harus disertai analisa dari ketiga time frame tadi. Screen pertama (timeframe mingguan) berfungsi untuk menganalisa tren jangka panjang dengan menggunakan indikator trend following seperti MACD. Sementara screen ke dua berfungsi untuk melihat kesempatan membuka posisi dengan menggunakan time frame harian pada indikator Oscillator, seperti indikator Stochastic.

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan mengenai kisah dan strategi sukses trading ala Alexander. Pada kesimpulan, dapat ditarik satu pernyataan bahwa Elder merupakan bukti bahwa siapapun bisa trading dan meraih keuntungan. Elder menekankan bahwa kunci penting dalam trading adalah tekun dan terus belajar. Tidak hanya itu saja, Elder juga menegaskan bahwa hal penting dalam trading bukanlah soal indikator semata. Tetapi juga menguasai psikologi trading dengan baik.

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top