Forex

Menambah Profit Trading dengan Strategi Piramida

Bukan menjadi sebuah rahasia lagi jika banyak trader baik itu trader berpengalaman ataupun trader baru, selalu berharap bahwa setiap kali melakukan aktivitas trading akan meraih profit sebanyak mungkin. Seperti yang diketahui, ada banyak sekali strategi dalam trading forex, tentu dari sekian banyak strategi tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni mampu mendulang profit.

Pada kesempatan kali ini, mari kita mengupas tentang salah satu strategi trading yang seringkali menjadi andalan bagi banyak trader, yaitu strategi Piramida. Artikel ini akan membahas apakah itu strategi Piramida hingga bagaimana tips menambah profit menggunakan strategi tersebut. Untuk itu, silahkan baca artikel ini hingga tuntas.

Strategi Piramida yaitu strategi trading yang agresif serta punya potensi tingkatkan profit sampai 2 atau 3 kali untuk keadaan pasar yang tengah trending dengan kuat. Meski begitu, strategi ini bukan berarti tidak memiliki risiko. Strategi ini memiliki resiko bila tren berbalik arah. Strategi Piramida dikerjakan dengan menaikkan tempat trading dengan ukuran lot yang sama bila diprediksikan tren masih tetap bergerak sesuai dengan arahnya.

Menambah Profit Trading dengan Strategi Piramida

Menambah Profit Trading dengan Strategi Piramida

Dalam tujuannya, strategi Piramida bertujuan untuk melipat gandakan profit. Dalam praktek cara kerjanya, strategi ini mirip dengan strategi Anti Martingale, yaitu menambah posisi ketika posisi sebelumnya sedang profit dengan alasan dan harapan bahwa market akan terus bergerak sesuai dengan yang Anda prediksi.

Bila Anda memprediksi bahwa tren masih tetap searah, jadi perkiraan Anda mesti benar, serta bila perkiraan Anda meleset jadi kekeliruannya mesti minimum. Keberhasilan menggunakan setrategi ini seutuhnya bergantung pada pengendalian kemungkinan, terlebih saat tren berbalik arah.

Keberhasilan strategi ini ditetapkan oleh besarnya risk/reward ratio, yakni minimum 1 : 2. Artinya, besarnya kemungkinan yang diputuskan tidak lebih dari setengah dari besarnya profit yang diinginkan. Jadi, bila kemungkinan R (risk) = 1 jadi sasaran profit (reward) = 2R.

Namun ada satu hal yang perlu menjadi catatan penting, bahwa ketika Anda menggunakan strategi ini, jangan menganggap bahwa Anda harus melakukan Piramida hanya karena ada kesempatan scale-in pada posisi trading yang sedang untung.

Untuk diketahui, Anda dapat menggunakan strategi ini jika trend pergerakan harga pasar sangatlah kuat, atau pada pergerakan harga intraday yang kencang. Namun jika kondisi market sedang ranging, trend lemah, dan terlihat meragukan, maka itu artinya Anda tidak dianjurkan untuk menggunakan strategi Piramida ini.

Ada dua kunci penting yang harus diperhatikan dalam menggunakan strategi Piramida ini, yaitu:

1. Sebelum melakukan strategi ini Anda harus memastikan bahwa beberapa saat ke depan akan terjadi trend panjang.
2. Segera tutup posisi ketika memprediksi harga akan balik arah.

Meski strategi ini terlihat menyenangkan dengan imin-iming profit yang fantastis, namun strategi Piramida adalah sama seperti strategi-strategi trading lain yang juga memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan strategi Piramida:

Dalam satu periode yang terdiri dari beberapa transaksi bisa menghasilkan profit lebih banyak. Karena begitu kondisi menguntungkan, Anda dapat melakukan transaksi sebanyak-banyaknya seolah kesempatannya hanya datang 1 kali.

Kelemahan strategi Piramida:

Ketika market balik arah atau terjadi reversal, posisi yang terakhir dibuka menjadi rugi, sehingga mengurangi total profit yang didapat.

Itulah sedikit pembahasan mengenai strategi Piramida dalam trading forex. Bagaimana, siap untuk mencobanya?

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top