Forex

4 Pola Candlestick Trading Forex yang Paling Menguntungkan

4 Pola Candlestick Trading Forex yang Paling Menguntungkan

4 Pola Candlestick Trading Forex yang Paling Menguntungkan

Pada dasarnya, terdapat banyak pilihan strategi bertrading dengan candlestick yang dapat diterapkan oleh para trader forex. Secara umum, candlestick pada awalnya memang digunakan sebatas alat charting, namun semakin waktu berjalan, candlestick mengalami perkembangan hingga dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam menyusun strategi bertrading.

Dalam dunia trading baik forex, saham, hingga cryptocurrency, seorang trader dituntut untuk mengetahui sekaligus memahami cara membaca candlestick. Pasalnya, teknik dalam kemampuan membaca candlestick harus dikuasai karena hal ini berhubungan dengan aktivitas trading untuk mendapatkan profit maksimal dan meminimalkan kerugian.

Kepopuleran yang dimiliki oleh candlestick inilah yang kemudian membuat banyak trader menggunakannya untuk membaca arah pergerakkan harga pasar. Karena secara visual, grafik candlestick mudah dipahami dan informasi yang disajikan dalam setiap candlestick cukup lengkap termasuk harga pembukaan, harga terendah, harga tertinggi dan harga penutupan. Pada kesempatan kali ini, kami akan berusaha mengulas mengenai 4 pola candlestick trading forex yang paling menguntungkan. Apa saja daftarnya? Berikut ulasan lengkapnya!

Pola Pinbar

Dalam dunia trading forex, pola candlestick pinbar diterjemahkan sebagai salah satu pola candlestick menguntungkan yang paling sering muncul pada chart. Pola ini sendiri mudah dikenali karena bentuk panjang shadow-nya selalu lebih panjang daripada badan dan ujung shadow lawannya (nose). Semakin panjang shadow dibanding body dan nose, maka semakin tinggi indikasi kemungkinan akan terjadi penerusan trend atau reversal.

Terbentuknya pola candlestick pinbar mengindikasikan sentimen pasar yang awalnya tergiring ke satu arah, tapi kemudian berbalik arah, sehingga meninggalkan jejak shadow panjang. Contohnya, pada saat harga mendekat batas resistansi atau support, pinbar biasanya menandakan akan terjadinya reversal.

Dikutip dari berbagai sumber, penyebutan pola pinbar adalah singkatan dari pinocchio bar. Pinbar sendiri dapat Anda temukan dalam chart trading sehari-hari dan pola ini akan muncul pada semua time frame. Formasi sebuah pinbar biasanya merupakan pola reversal price action yang menunjukkan penolakan (rejection) pada sebuah level harga tertentu. Seorang trader yang telah terbiasa dengan formasi ini akan dengan mudah memperoleh profit, melalui open posisi pada bar setelah terbentuknya pinbar.

Berdasarkan trennya, pinbar dibagi menjadi dua, yaitu bullish reversal dan bearish reversal. Penjelasannya adalah sebagai berikut: Munculnya pinbar pada tren harga turun (downtrend) yang berubah arah menjadi naik (uptrend) dikenal dengan sebutan bullish reversal pinbar. Sedangkan, pinbar yang muncul saat uptrend yang berbalik menjadi downtrend disebut dengan bearish reversal pinbar.

Pola Inside Bar

Bertrading dengan inside bar merupakan strategi bertrading dengan pola candle yang meski terlihat sederhana, namun keakuratannya sudah teruji. Pola inside bar ini sendiri akan dapat membantu trader mendapatkan high probability entry dengan stop loss yang rendah.

Karena pola ini menyediakan peluang tinggi juga rasio risiko profit yang ideal, dan hanya butuh stop loss kecil dibanding dengan strategi atau pendekatan lain. Bahkan dapat dikatakan, bahwa inside bar adalah sebagai strategi terbaik.

Inside bar merujuk pada formasi 2 buah atau lebih bar atau candlestick dimana candle kedua/selanjutnya termasuk body candle dan ekornya berada di dalam range candle pertama. Candlestick pertama terbentuk pada saat terjadi pergerakan harga kencang ke salah satu arah.

Sedangkan candle kedua tercetak dengan pergerakan sebatas range High dan Low candle sebelumnya. Dari pengamatan itu, biasanya pola candlestick inside bar sering ditemukan pada akhir sebuah tren. Karena alasan itu juga, trading inside bar sering digunakan sebagai sinyal reversal atau pembalikan arah.

Strategi inside bar akan menghasilkan sinyal keberlanjutan atau pembalikan akan segera terjadi. Inside bar akan mengidentifikasi waktu terjadinya konsolidasi. Sebagai tambahan, inside bar umumnya terjadi saat market mengalami konsolidasi sendiri mengikuti arah perubahan besar yang terjadi.

Pola Three Outside Up dan Three Outside Down

Pada penjelasannya, pola candlestick Three Outside Up dan Three Outside Down merupakan pola candlestick yang dapat memberikan sinyal pembalikan atau reversal. Meski begitu, baik pola Three Outside Up maupun Three Outside Down, keduanya disinyalir memberikan potensi keakuratan reversal yang besar.

Kedua pola ini merupakan pengembangan dari pola inside bar. Hal yang membedakan adalah candle pertama lebih kecil atau berada pada candle berikutnya yang menandakan tekanan yang dihasilkan antara penjual dan pembeli semakin besar.

Sedangkan pada inside bar candlestick pertama lebih besar dari yang kedua. Singkatnya, ketika Three Outside Up muncul menandakan reversal bearish sedangkan Three Outside Down menandakan reversal bullish. Tidak ada yang membedakan pola-pola ini secara spesifik, hanya tinggal trader saja yang pandai-pandai memilih candle mana yang tepat untuk digunakan.

Pada prakteknya, pola Three Outside Up dan Three Outside Down memiliki akurasi yang sangat tinggi, sehinga banyak trader yang memanfaatkan pola ini sebagai langkah pertimbangan sebelum melakukan aksi buy dan sell.

Namun, ketika Anda menemukan pola Three Outside Up saat trading, berarti harga open atau close candle ketiga lebih tinggi dari candle kedua. Jumlah buyer lebih menguasai pasar daripada seller. Situasi tersebut menganjurkan trader untuk melakukan aksi Buy.

Hal ini juga berlaku sebaliknya, ketika Anda menemukan pola Three Outside Down saat trading, berarti jumlah seller lebih menguasai pasar. Terjadi penurunan harga open dan close pada candle ketiga daripada candle kedua dan pertama. Pada kondisi seperti ini, trader dianjurkan untuk melakukan aksi Sell.

Pola Morning Star dan Evening Star

Pada penjelasannya, pola morning star memiliki arti bintang pagi yang maksudnya adalah bintang yang sudah tenggelam ke bawah. Jika diterjemahkan, pola morning star merupakan pola yang memiliki pusat di candle Doji dengan posisi melompat dari candle Bearish. Berikutnya candle Doji tersebut akan diikuti olleh candle Bullish. Pola candlestick morning star yang valid biasanya dapat Anda temukan di ujung tren menurun, karena ada indikasi harga berpotensi tinggi untuk berbalik arah mendaki.

Sementara itu, pola evening star adalah dapat dianalogikan sebagai lampu hijau untuk berburu profit. Secara singkat, pola evening star memiliki indikasi bearish. Pusat dari candle ini adalah candle Doji atau candle berbadan kecil yang tergelincir dari candle sebelumnya. Pola evening star memiliki formasi lengkap, yakni setelah candle ketiga ditutup lebih rendah dari penutupan candle Doji yang badannya minimal setengah dari candle pertamanya

Pada trading forex, pola candlestick morning star dan evening star, diterjemahkan sebagai pola yang terdiri dari tiga candle sekaligus mengisyaratkan tanda pembalikan arah dari pergerakan. Kondisi ini dalam dunia trading forex disebut dengan istilah reversal.

Pola morning star dan evening star dikenal mempunyai ciri yang khas, yakni posisi candle kedua yang melompat dari candle pertamanya, dan juga tergambar bentuk badan yang kecil atau berbentuk candlestick Doji. Kedua pola ini seringkali dianggap sebagai tanda bahwa terjadi keraguan pada pelaku pasar. Sehingga, seperti yang telah dijelaskan, bahwa kedua pola tersebut mengindikasikan haluan ke arah berikutnya.

Kedua pola ini dapat Anda temukan pada akhir sebuah trend. Meski pola ini menjadi populer karena kemunculannya yang seringkali diikuti oleh koreksi panjang daripada pola-pola yang lain. Bukan berarti hal ini menandakan Anda untuk langsung mengeksekusi. Anda harus tetap memastikan unsur-unsur lain sebelum benar-benar mengambil keputusan eksekusi trading.

Kesimpulan

Nah, itulah pembahasan mengenai 4 pola candlestick trading forex yang paling menguntungkan. Untuk diketahui, pola-pola di atas tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bahwa tidak ada satupun strategi dalam trading forex yang benar-benar memberikan prediksi yang sempurna 100%. Hal ini juga berlaku kepada candlestick yang tentunya juga memiliki kelebihan sekaligus kekurangan.

Semoga menginspirasi…

William Adhiwangsa
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Apa Itu Shadow Candle Pada Trading Forex?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top