Forex

5 Tips Jitu Bertrading Forex Saat Pasar Volatile

Sebagaimana yang telah diketahui bersama, bahwa pasar keuangan terutama trading forex dikenal sebagai pasar yang memiliki volatile sangat tinggi. Pasar forex menjadi pasar keuangan terbesar di dunia. Selain itu, pasar forex juga menjadi pasar keuangan yang paling ramai. Dalam pasar forex, pergerakan harga menjadi sebuah hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Pada investasi trading forex memiliki istilah terkenal yakni “high risk, high return“. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi risiko semakin tinggi pula profit yang didapatkan. Sementara pada sisi lain, semakin rendah volatilitas, maka akan semakin rendah pula profit yang didapatkan, begitupun risikonya. Namun sebelum membahas mengenai apa saja tips bertrading forex saat pasar volatile. Tidak ada salahnya jika Anda untuk lebih dulu memahami apa itu volatilitas pada trading forex. Untuk itu simak artikel berikut hingga tuntas!

Apa Itu Volatilitas Pada Trading Forex?

Dalam pengertiannya, istilah volatilitas pada trading forex dapat diartikan sebagai ukuran tentang seberapa cepat perubahan harga pasar. Volatilitas harga pada trading forex berasal dari pengaruh besar likuiditas pasar. Tingkat volatilitas pasar mempengaruhi likuiditas-nya, dan pada akhirnya akan mempengaruhi perubahan harga yang drastis.

Pada pengertian secara jelas, volatilitas menandakan fluktuasi pergerakan harga. Jika harga suatu produk cenderung stabil, maka volatilitasnya rendah. Sebaliknya, kalau harganya naik turun dengan cepat atau drastis, maka produk tersebut bersifat volatil. Volatilitas pada trading forex dapat ditunjukan dalam jumlah pips tertentu, atau angka absolut, maupun persentase perubahan dari harga valas di awal periode. Ini artinya bahwa volatilitas pada forex dapat merefleksikan dari besarnya risiko ketika trading pada suatu pasangan mata uang. Semakin tinggi volatilitas-nya, maka semakin besar keuntungan yang dapat diperoleh trader.

Apa Penyebab Volatilitas?

Volatilitas seringkali muncul karena disebabkan oleh terjadinya ketidakpastian yang melanda pasar, sehingga kalangan trader maupun investor dipenuhi oleh rasa takut. Tidak hanya itu saja, penyebab volatilitas pada pasar forex juga kerap dipicu oleh berita atau kebijakan besar yang memiliki pengaruh besar pada dunia perekonomian.

Seringkali volatilitas dalam dunia trading forex disebut sebagai Market Mood. Hal ini dapat dijelaskan bahwa jika volatilitas tinggi, maka Anda sebagai trader akan mendapatkan profit yang besar. Sebab, harganya bergerak melonjak dari penutupan harga sebelumnya. Hal tersebut berbanding lurus dengan peluang risikonya, karena tidak ada yang bisa memperkirakan pergerakan pasar. Hal ini juga berlaku sebaliknya, bahwa saat pasar dalam kondisi tenang, artinya sedang terjadi volatilitas rendah, di mana penjual dan pembeli tidak menguasai pasar.

5 Tips Jitu Bertrading Forex Saat Pasar Volatile

5 Tips Jitu Bertrading Forex Saat Pasar Volatile

Jenis-jenis Volatilitas pada Trading Forex:

Setiap trader tentu memiliki sudut pandang yang berbeda-beda dalam menerjemahkan volatilitas. Namun jika dilihat secara umum, volatilitas pada trading forex dibagi menjadi 3, yakni:

1. Volatilitas masa lalu: membandingkan perubahan harga di masa lampau dengan saat ini.

2. Volatilitas masa depan: ketidakpastian suku bunga yang mendorong tingginya volatilitas.

3. Volatilitas prediksi: perkiraan volatilitas di masa depan.

5 Tips Jitu Bertrading Forex Saat Pasar Volatile:

Setelah Anda membaca penjelasan di atas tentang pengertian, penyebab, dan jenis volatilitas pada investasi trading forex. Maka kini kami akan memberi Anda 5 tips jitu bertrading forex saat pasar mengalami volatile. Mungkin tips ini akan ada yang menganggap tepat atau kurang tepat. Namun, terlepas dari itu tidak ada salahnya jika Anda mencoba dan menerapkannya. Berikut adalah tips bertrading saat pasar forex sedang volatile:

1. Bertradinglah jika Anda merasa benar-benar merasa yakin

Godaan terbesar bagi trader saat menghadapi pasar yang volatile adalah tergoda profit besar. Tentunya untuk mendapat profit yang besar, Anda akan menambah jumlah lot atau frekuensi trading. Untuk itu, maka menjadi penting bagi Anda untuk berusaha sebaik mungkin menghindari godaan tersebut. Karena jika Anda misal mendapat untung yang besar, itu artinya Anda juga memilki ancaman kerugian yang sama besar pula.

2. Selalu disiplin pada sistem yang sudah Anda terapkan

Saat kondisi pasar tengah bergejolak, Anda harus tetap disiplin pada sistem trading yang sudah Anda buat. Disiplin yang dimaksud adalah mengenai kepatuhan pada sinyal jual ataupun sinyal beli. Kedisiplinan itu nantinya dapat membantu Anda dalam membaca harga yang bergerak naik turun tanpa arah. Dengan Anda yang menganggap remeh soal disiplin ini, maka yang terjadi adalah bahwa akun trading Anda memiliki kemungkinan mengalami kerugian yang sangat besar.

3. Selalu hati-hati saat menggunakan analisa teknikal

Dalam situasi pasar yang volatile, banyak indikator analisia teknikal dapat menjadi sesuatu hal yang tidak bisa diandalkan, terutama yang berbasis trend. Dalam pengertian singkatnya, pada pasar yang volatile muncul indikasi bahwa trend menjadi liar, sebentar terlihat bullish dan sebentar terlihat bearish. Maka, dapat dikatakan bahwa tips dalam menghadapi pasar yang volatile adalah dengan berhati-hati saat menggunakan analisa teknikal.

4. Selalu fokus pada chart

Setelah yakin, disiplin dan berhati-hati, maka tips yang dapat Anda lakukan saat menghadapi pasar volatile adalah dengan fokus pada chart. Jika Anda terlalu mendengar ramainya berita ekonomi yang simpang siur, maka yang terjadi selanjutnya adalah Anda hanya akan mengalami stress. Untuk itu, fokuslah hanya pada pada chart. Karena dengan chart, Anda dapat menjadi lebih tenang dan tidak perlu buru-buru dalam berusaha untuk memprediksi harga.

5. Bersiaplah pada semua kemungkinan yang terjadi

Dalam menjadi seorang trader, Anda harus bersiap pada semua kemungkinan yang terjadi. Seperti yang diketahui, investasi forex dapat memberi keuntungan yang sangat fantastis, namun forex juga memiliki ancama risiko kerugian yang tinggi pula. Di pasar yang volatile, rasa panik, serakah dan takut campur aduk menjadi satu. Setiap kali ada berita fundamental, yang seringkali di pasar normal dianggap remeh, bisa menjadi pemicu panic selling atau buying.

Itulah ulasan mengenai 5 tips jitu bertrading forex saat pasar volatile. Untuk diketahui, volatilitas hampir selalu terjadi pada pasar trading forex. Terkadang trader bisa menyadari ataupun tidak menyadarinya. Meski sebagian trader menganggap bawah volatilitas adalah hal yang menakutkan, namun ada juga trader yang menyukai volatilitas tinggi terutama saat pembukaan perdagangan untuk menantikan breakout.

Salam hangat!

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top