Finansial

Inilah Cara Membuat Deposito Menjadi Investasi yang Berbuah Manis

Pasar ekonomi global masih diliputi ketidakpastian akibat wabah Covid-19. Harga saham dan emas bahkan sempat babak belur. Kondisi seperti ini membuat banyak orang memutar otak untuk mencari dan memilih instrumen investasi yang dirasa paling aman. Produk investasi yang dirasa cukup aman dan menarik juga dilirik adalah deposito.

Untuk lebih gampang dimengerti, deposito adalah sama dengan menabung. Perbedaannya adalah, ketika melakukan deposito itu artinya uang simpanan tersebut tidak bisa ditarik sewaktu-waktu. Karena dalam deposito, terdapat jangka waktu tertentu atau tenor jika ingin mencairkannya. Ada beberapa pilihan mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan (2 tahun).

 Inilah Cara Membuat Deposito Menjadi Investasi yang Berbuah Manis


Inilah Cara Membuat Deposito Menjadi Investasi yang Berbuah Manis

Berikut cara agar deposito bisa berbuah manis di masa depan:

Yang pertama, adalah selalu disiplin untuk menyisihkan penghasilan. Jika bisa bersikap disiplin untuk menyisihkan penghasilan setiap bulan, dan memilih menyimpannya di investasi dalam bentuk deposito, maka yang didapat adalah simpanan tersebut bertambah dari sebelumnya karena mendapat untung dari bunga sebagai imbal hasil. Seperti pepatah sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, jika bisa disiplin maka berapapun dana yang dimasukkan sebagai setoran deposito akan bertambah pula.

Yang kedua, menyusun strategi agar investasi deposito tidak terusik. Kebutuhan manusia selalu dianggap tidak ada batasnya. Maka ada banyak orang yang berinvestasi tetapi tidak bisa mengatur pengeluaran. Cara yang bijak jika ingin deposito mendapat sejumlah keuntungan, adalah jangan sering-sering untuk mengutak-utik dana yang tersimpan. Sebelum menyetor dana untuk deposito, hitunglah kemampuan penghasilan untuk menyisihkan investasi deposito. Atur dengan baik, jangan sampai mengorbankan kebutuhan penting hanya untuk mengejar keuntungan deposito.

Investasi deposito dianggap paling pas untuk yang sudah mempunyai rencana keuangan. Hanya tinggal disesuaikan dengan pilihan jangka waktunya. Simpanan dana di deposito baru bisa ditarik setelah jangka waktu tertentu, atau bisa diperpanjang secara otomatis atau Automatic Roll Over (ARO). Nasabah juga bisa memilih untuk berdeposito dalam mata uang rupiah atau mata uang asing.

Yang menarik dari instrumen investasi deposito adalah suku bunga yang ditawarkan. Biasanya perbankan memasang tingkat bunga deposito (yield) yang jauh lebih tinggi dibanding tabungan, meski ada saja yang masih di bawah tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Hal yang menarik lainnya adalah simpanan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan dapat digunakan sebagai agunan kredit apabila suatu waktu membutuhkan dana segar dan mendesak.

Hasil manis keuangan di masa depan adalah usaha-usaha di waktu sekarang. Pilihlah investasi yang dirasa aman dan menawarkan keuntungan. Deposito bisa dipilih sebagai investasi idaman karena keuntungan dan hal-hal menarik yang ditawarkan.

Benny Faizal
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top