Forex

2 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan Long Term Trading

2 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan Long Term Trading

2 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan Long Term Trading

Long term trading pada dasarnya merupakan aktivitas perdagangan yang memudahkan trader untuk membuka trading hanya beberapa kali saja. Strategi ini dapat menjadi pilihan bagi trader yang mungkin memiliki pekerjaan lain. Trader pun dapat lebih bebas dalam melakukan trading tanpa stress atau tertekan dengan perkembangan market.

Banyak yang berpendapat, bahwa strategi long term trading dapat memberikan peluang profit yang menjanjikan jika dibandingkan dengan short term trading. Dan trader bahkan dapat mencari peluang yang cocok dengan mudah. Dengan fokus mencari peluang, trader dapat menghasilkan potensi profit lebih besar daripada harus membuka banyak trading short term.

Namun, kerap kali trader tanpa sadar justru melakukan dua kesalahan saat menggunakan strategi ini. Kesalahan apa saja itu? Sebelum membahas lebih jauh, tidak ada salahnya bagi kami untuk kembali mengingatkan kepada Anda mengenai strategi long term trading yang terdapat pada forex. Berikut penjelasan lengkapnya!

Mengenal Strategi Long Term Trading

Pada penjelasannya, seperti yang telah ditulis di awal, bahwa strategi long term trading merupakan salah satu cara yang menguntungkan untuk berdagang selain short term trading. Banyak trader memilih menggunakan long term trading karena dikenal lebih aman. Selain itu, trader tidak perlu melakukan banyak riset setiap hari hanya untuk mencari peluang trading. Dan trader pun dapat lebih fokus untuk mengejar satu hasil yang memuaskan.

Baca Juga: 4 Kesalahan Fatal Trader Pemula Saat Menempatkan Stop Loss

Trading jangka panjang ini juga bisa menjadi solusi bagi trader yang memiliki kesibukan lain. Seorang trader bahkan bisa memilih salah satu pendekatan yang akan digunakan dalam penyusunan strategi trading. Biasanya trader jangka pendek rentan mengalami stress karena market selalu mengikuti pergerakan dan mampu bergerak bebas tidak terarah.

Dengan menggunakan trading long term ini trader pun bisa lebih leluasa tanpa perlu merasa tertekan atau stress. Trader nantinya perlu membuat analisa jangka panjang sekali saja. Singkatnya, long term trading ini diketahui menghasilkan profit yang cukup menguntungkan serta aman dilakukan. Dan trader bahkan bisa fokus melakukan trading sesuai dengan strategi yang sudah direncanakan. Dengan begitu, trader dapat mengetahui gambaran yang jelas untuk mempermudah proses analisa trading.

Kesalahan Dalam Long Term Trading

Ada dua kesalahan yang setidaknya kerapa dilakukan oleh banyak trader saat menggunakan strategi long term trading. Berikut diantaranya:

Melakukan Entry Baru Tanpa Perhitungan yang Matang

Dalam prakteknya, kerap kali banyak trader yang menggunakan strategi long term trading justru open posisi entry baru tanpa perhitungan yang matang. Tentu hal ini bukanlah cara yang efisien dan pasti salah.

Ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan. Yakni jangan bersikap ceroboh untuk menambah entry sebelum Anda benar-benar melakukan analisa dengan matang. Bahkan jika perlu dilakukan, Anda sebaiknya mengevaluasi untuk menentukan entry antara level support atau resistance yang dianggap penting.

Sekali lagi, jangan pernah bersikap gegabah dengan menambah entry baru sebelum Anda melakukan analisa yang matang. Saran kami, buatlah checklist untuk menentukan kriteria entry, antara lain level-level support atau resistance yang dianggap penting. Dan sinyal trading dengan probabilitas tinggi, estimasi level entry, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 3 Kesalahan Menentukan Titik Support And Resistance

Melakukan Hedging Tanpa Bisa Keluar, Sehingga Anda Terperangkap

Hedging adalah sebuah strategi membatasi atau melindungi dana dari fluktuasi nilai tukar mata uang yang merugikan. Dalam pengertian lain, hedging bertujuan untuk meminimalisir risiko loss. Melalui strategi ini, trader dapat melindungi dana atau modal mereka dari kerugian meskipun sedang melakukan transaksi.

Fitur hedging merupakan salah satu fitur yang memudahkan Anda untuk melakukan penjualan maupun pembelian melalui pasangan dengan jangka waktu yang sama. Setiap posisi yang dibuka akan dibukukan sebagai posisi trading independen yang sepenuhnya terpisah dari posisi trading awal.

Jika Anda menerapkan strategi long term trading dan sekaligus menggunakan sistem hedging. Maka itu artinya Anda harus selalu bersikap hati-hati dan waspada. Jika kedua hal tersebut Anda lakukan tanpa perencanaan yang matang, maka hal ini bisa menjadi boomerang.

Seperti yang diketahui, pada penerapannya, strategi hedging mengharuskan trader untuk membuka posisi buy dan sell secara bersamaan atau waktu yang relatif singkat. Dan banyak yang mengira bahwa dengan melakukan hal ini, maka risiko kerugian akan bisa dihindari. Dan setelah itu, tinggal menunggu kapan momentum tepat untuk membuka locking. Pertanyaannya adalah, apakah sesedarhana itu? Tentu saja tidak!

Sekadar informasi saja, untuk membuka posisi secara bersamaan dalam satu pair merupakan hal yang mustahil untuk mendatangkan profit. Dan jika Anda membuka posisi buy dan sell dalam waktu bersamaan, maka hal tersebut tidak akan pernah menghasilkan keuntungan jika ditutup secara bersamaan!

Baca Juga: Bahaya Strategi Hedging yang Tak Disadari Trader Forex

Kesimpulan

Nah, itulah ulasan dari kami terkait dua kesalahan saat menggunakan strategi long term trading. Pada intinya, Anda harus benar-benar sadar dan teliti ketika memutuskan untuk melakukan strategi tersebut.

Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat dalam menambah wawasan Anda mengenai dunia seputar forex. Dan Anda juga dapat membaca artikel-artikel lain terkait trading forex secara lengkap gratis di situs tradinguang.com ini.

Salam sukses!

Benny Faizal
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top