Forex

Memahami Pengertian Market Maker pada Trading Forex

Bagi orang yang ingin terjun ke dunia trading forex, sangat disarankan untuk lebih dulu mengenal istilah-istilah forex sebelum benar-benar terjun dalam bisnis investasi ini. Karena seperti yang diketahui, dalam trading forex memang dikenal memiliki banyak istilah-istilah asing.

Pada kesempatan kali ini, mari kita membahas salah satu dari sekian banyak istilah pada trading forex tersebut, yakni market maker. Seringkali istilah market maker ini terdengar di telinga kita, juga banyak berseliweran di media. Namun, tidak banyak yang membahas terkait kata ini. Untuk itu, mari kita bahas dengan membaca ulasannya di artikel ini.

Pengertian Market Maker

Secara harafiah, istilah market maker dapat diartikan sebagai pelaku pasar. Individu, organisasi perusahaan, lembaga pengelola keuangan pemerintah serta bank-bank yang terlibat di dalam suatu trading disebut juga dengan market maker.

Market maker ini sangat luas sekali jangkauannya, karena tanpa salah satu dari yang disebutkan di atas, maka market atau pasar forex tidak dapat tercipta dan tidak terjadi perdagangan.

Untuk memasuki market antar bank untuk trading, seseorang (atau organisasi) perlu menggunakan layanan broker. Mengapa? Pasalnya, dana yang dibutuhkan untuk bertransaksi cukup besar. Broker pada gilirannya beralih ke market maker atau penyedia likuiditas untuk membantu transaksi trader ke pasar antar bank.

Namun, seringkali pengertian market maker disalah artikan sebagai broker yang jenisnya dealing desk (bandar), padahal pengertian resmi yang sebenarnya mengenai market maker di dalam penyebutan istilah di lembaga pemerintah/regulator tersebut, market maker adalah sama dengan pelaku pasar. Semua perusahaan broker pasti disebut sebagai market maker, termasuk bank, lembaga keuangan dan sebagainya, tetapi bukan berarti mereka tersebut adalah bandar atau dealing desk.

Memahami Pengertian Market Maker pada Trading Forex

Memahami Pengertian Market Maker pada Trading Forex

Cara kerja Market Maker:

Pada dasarnya, market maker melakukan tiga hal, yakni:

1. Menetapkan harga permintaan (bid) dan penawaran (offer) dalam pasangan mata uang tertentu.
2. Berkomitmen untuk menerima kesepakatan dengan harga tersebut dalam batasan tertentu.
3. Menanggung risiko yang terkait dengan pesanan (eksposur) dalam pembukuan (setidaknya pada awalnya).

Market maker broker forex:

Jika dilihat sesuai kategori perusahaan, market maker broker forex dibedakan dalam dua jenis, yaitu:

1. Perusahaan Broker Market Maker Dealing Desk

Adalah melawan posisi nasabah tradernya, sehingga jika Anda loss maka broker mendapatkan uang dari loss Anda tersebut. Dan broker jenis ini membatasi suatu teknik trading yang agresif dan juga banyak aturannya.

Selain itu mereka menggunakan metode spread yang fix (karena jenis ini bisa menciptakan kondisi sendiri yang bisa berbeda dari pasar), dan biasanya broker jenis ini bisa terdapat welcome bonus yang fantastis semisal 30%, 50% bahkan 100% , yang di mana menurut logika hal tersebut tidak akan mungkin bisa didapat dari keuntungan spread saja. Kemudian faktor lainnya adalah rawan dengan faktor manipulasi ataupun rekayasa market.

2. Perusahaan Broker Market Maker Non Dealing Desk (Risk Desk)

Broker jenis Non Dealing Desk tidak melawan nasabahnya (tidak mengambil untung dari loss nasabah), melainkan mereka hanya mengumpulkan trader sebagai nasabahnya dan kemudian setiap transaksi dilempar ke para liquiditor ataupun pasar, atau istilahnya ini sebagai penjembatan saja.

Tetapi broker tersebut juga bisa ikut terlibat sebagai partisipan atau sebagai trader di pasar, hal ini tergantung pada kebijakan manajemen perusahaan broker tersebut (tapi tidak untuk melawan atau mengintervensi posisi order nasabahnya). Broker market maker yang berjenis Non Dealing Desk terdiri dari broker ECN, STP dan DMA, serta Hybrid.

Sumber utama bagi market maker adalah fluktuasi harga. Namun, kapan saja di market, pembuat market mendapatkan keuntungan mereka (yang disebut spread transaksi). Bahkan selama periode jeda di market keuangan, pendapatan diterima ke kantong market maker meskipun tidak dalam jumlah yang besar.

Selain itu keuntungan pembuat market adalah imbalan yang mereka terima dari pertukaran yang telah membuat kesepakatan dengan mereka. Jadi bisa dikatakan, fungsi market maker adalah untuk menjaga ketertiban di pasar keuangan.

Incoming search terms:

  • Investasi forex tanpa trading
Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top