Saham

Perbedaan Antara Investor dan Trader dalam Saham

Di dalam dunia investasi, terdapat dua istilah yaitu investor dan trader sebagai pelaku investasi. Selain itu, banyak orang yang masih tidak bisa membedakan antara konsep investasi dan trading. Padahal, jika diteliti lebih jeli, terdapat perbedaan mendasar antar keduanya.

Tanpa pemahaman tentang investasi dan trading yang benar, maka hal tersebut bisa menjadi masalah bagi seseorang untuk sukses di pasar finansial. Nah, untuk itu pada kesempatan kali ini, mari kita membahas tentang perbedaan antara investor dan trader dalam dunia saham.

Perbedaan definisi:

Dalam pandangan umum, pengertian investasi dan trading dianggap memiliki subtansi yang sama. Padahal jika dibandingkan secara pengertiannya, keduanya justru memiliki definisi yang berbeda.

Investor saham: Seseorang/pihak yang memiliki sekian jumlah dana untuk investasi di pasar saham. Investasi ini memiliki sifat jangka panjang, bahkan hingga hitungan puluhan tahun. Ada beberapa pertimbangan sebelum investor membeli saham, salah satunya yakni kinerja perusahaan.

Hal ini karena kinerja perusahaan berhubungan dengan deviden. Deviden sendiri adalah sumber pendapatan bagi investor setiap tahun atas kegiatan investasi dari banyak saham yang dimiliki.

Trader saham: Seseorang/pihak yang melakukan aksi beli saham, untuk kemudian kembali menjualnya dengan cepat ketika menemukan kesempatan. Dapat dikatakan bahwa pihak dalam jenis ini sebagai pedagang. Target mereka adalah saham-saham yang sangat aktif bergerak. Para trader cenderung aktif melakukan jual-beli di pasar karena investasinya jangka pendek.

Produk investasi yang dibeli oleh seorang trader biasanya dipengaruhi oleh suasana pasar yang sedang konflik dan menurunnya indeks harga saham. Jika hal ini terjadi, trader biasanya tidak akan ikut bertransaksi hingga kondisi kembali normal.

Perbedaan Antara Investor dan Trader dalam Saham

Perbedaan Antara Investor dan Trader dalam Saham

Perbedaan jumlah modal:

Investor biasanya memiliki pendanaan yang terbilang besar. Hal ini karena produk investasi pada investor skalanya besar. Perusahaan-perusahaan yang sudah maju dengan performa bagus akan menjadi target pendanaan. Sementara itu, trader saham akan cenderung menggunakan strategi yang dirancang sedemikian rupa dan modal yang dimiliki agar keuntungan meningkat, trader akan ikut berinvestasi.

Perbedaan tujuan investasi:

Menjadi investor artinya adalah harus siap dengan ketentuan dalam mendapatkan keuntungan seperti nilai investasi yang dibeli akan meningkat secara signifikan namun membutuhkan jangka waktu cukup lama, bahkan hingga puluhan tahun. Hal ini berbeda dengan jika Anda menjadi trader. Jika tujuan Anda berinvestasi adalah mendapatkan keuntungan dengan jangka pendek, maka pilihan menjadi trader bisa menjadi pilihan yang tepat.

Jadi, lebih baik investor saham atau trader saham?

Setelah membaca uraian perbedaan antara investor saham dan trading saham di atas, pertanyaan yang muncul adalah: Mana yang lebih baik, investor saham atau trader saham?

Memilih antara keduanya adalah tergantung pada karakteristik dari diri Anda. Artinya adalah, jika Anda adalah tipe orang yang sabar menunggu dan berani mengambil risiko, pilihan tepat adalah dengan menjadi investor. Sementara jika Anda tipe orang yang ingin mendapat keuntungan dengan cepat, maka lebih baik menjadi trader saham.

Namun, jika Anda tidak mengetahui seperti apa sebenarnya diri Anda, apakah investor atau trader, maka Anda tidak akan punya strategi yang jelas. Bersiap-siaplah untuk dilibas oleh ganasnya bursa saham.

Satu hal yang penting untuk dicatat yakni, dalam sebuah investasi diperlukan sikap yang bijak dalam membuat keputusan karena investasi memiliki risiko yang harus dihadapi.

Semoga menginspirasi!

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trading Saham di EXNESS
To Top