Forex

Ramai Kasus Sunton Capital Diduga Scam, Ini Penjelasan SWI dan Bappepti

Seperti yang diketahui, berita mengenai broker Sunton Capital diduga melakukan scam kepada para nasabahnya masih ramai dibahas. Hal ini terjadi di beberapa media sosial, khususnya Twitter hingga TikTok. Terkait dengan kabar mengenai Sunton Capital tersebut, Satgas Waspada Investasi dan Badan Pengawas Perdagangan Komoditi (Bappebti) memberi keterangan.

Mengutip CNBC Indonesia pada hari Senin (18/10/2021), Tongam Lumban Tobing yang merupakan Ketua Tim Satgas Waspada Investasi mengatakan, “Kegiatan Sunton Capital tidak ada izin di Indonesia sehingga ilegal”.

Sementara itu, Bappebti juga memberi keterangan yang tidak berbeda. Bappebti mengatakan bahwa Sunton Capital resmi menyandang status ilegal. Pasalnya, platform tersebut tidak terdaftar di Bappebti (Kemendag). Bappebti Kemendag memastikan, Sunton Capital ilegal. Artinya, Sunton Capital merupakan usaha perdagangan berjangka komoditi (PBK) yang tidak terdaftar.

Mengutip detik finance, M Syist selaku Plt Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti menjelaskan, “Sunton Capital ini adalah usaha yang bidang PBK (perdagangan berjangka komoditi) yang tidak terdaftar di kita, dia ilegal kategorinya”.

M Syist menambahkan, “Untuk modus kan mereka ada yang pakai robot trading dan segala macamnya. Ini juga robot trading salah satu yang saat ini juga booming cukup tinggi”.

Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat investasi. Masyarakat bisa mengecek legalitas suatu situs web entitas bidang PBK di Bappebti.

Ramai Kasus Sunton Capital Diduga Scam, Ini Penjelasan SWI dan Bappepti

Ramai Kasus Sunton Capital Diduga Scam, Ini Penjelasan SWI dan Bappepti

“Jadi kalau misalkan klarifikasi juga untuk ngecek, bisa buka website bappepti.co.id. Nanti cari pelaku pasar. Di ‘pelaku pasar’ itu tidak akan ketemu Sunton Capital,” katanya

Diberitakan sebelumnya, Suton Capital mengiming-imingi para calon investor dengan janji profit yang cukup besar, yakni berkisar antara 5% hingga 20%.

Ananda Surkarlan yang merupakan musisi dan pianis menulis di akun Twitter miliknya soal kasus ini. Pada tweet-nya, Ananda mengisahkan bahwa pada 14 Oktober 2021 lalu pukul 21.27 saat trading terjadi, SuntonFX melakukan Margin Call di mana grafik dimanipulasi total.

Senada dengan Ananda, akun @TomtomTheTITANS mengatakan, ternyata banyak yang menjadi korban dari aktivitas investasi ini.

Tak lama berselang, akun Instagram SuntonFX juga menghilang. Dalam pengumumannya di laman Facebook, Sunton Capital Indonesia bahkan menyatakan sejak 1 Juni 2021 sampai dengan 14 Oktober, Sunton Capital Ltd adalah scam dan sudah berakhir.

Jika Anda mengunjungi https://suntonfx.id/, situs tersebut kini sudah tak bisa diakses lagi. Dalam laman, hanya tertulis “Halaman ini merupakan halaman bawaan. Silakan upload konten website Anda”.

Pencarian sesuai topik:

  • suton capital
Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top