Forex

Seberapa Bahayakah Bertrading Forex dengan News Trading?

Seperti yang diketahui, tanpa adanya analisa, trading hanya akan menjadi seperti ajang perjudian. Dimana trader hanya akan berusaha menebak-nebak mengenai langkah-langkah selanjutnya dan bergantung pada keberuntungan untuk mendapatkan keuntungan. Dalam dunia trading forex, menentukan strategi adalah sesuatu yang penting. Meski pada prakteknya, hal ini bukanlah perkara yang mudah. Tentu ada beberapa pointpoint yang diperhatikan, apakah Anda sebagai trader akan memilih menggunakan analisa teknikal atau menggunakan analisa fundamental.

Analisa teknikal, berhubungan dengan pemantauan histori pergerakan harga aset di pasar keuangan dengan menggunakan grafik, rumus matematis, dan prinsip statistik tertentu. Praktek cara menganalisa forex berdasarkan teknikal akan dilakukan dengan memanfaatkan grafik candlestick atau jenis grafik lain juga indikator.

Sementara analisa fundamental, adalah menjelaskan keadaan ekonomi suatu negara dalam kondisi baik, nilai mata uangnya berkecenderungan untuk naik, dan begitu pula sebaliknya. Berita menjadi sumber paling dasar dari analisis pasar dalam analisa fundamental. Ketika ada rilis sebuah berita, maka harga akan fluktuatif. Respon dari perubahan ekonomi fundamental ini sangat berperan penting dalam mengenali gejala market serta menentukan arah geraknya. Fokus utamanya adalah kondisi ekonomi dan politik secara umum, termasuk peristiwa kultural.

Pada kesempatan kali ini, kami akan menulis mengenai salah satu analisa fundamental, yakni strategi News Trading. Mengenai apa definisi dari strategi News Trading, dan seberapa bahayakah strategi ini pada aktivitas trading yang Anda lakukan. Untuk itu, penting bagi Anda sebagai trader pemula untuk membaca ulasan ini hingga tuntas!

Apa itu Strategi News Trading?

Dalam pemaparannya, News Trading dijelaskan sebagai strategi trading yang bisa digunakan di pasar saham, mata uang (forex), atau instrumen finansial lain berdasarkan peluang trading yang muncul setelah rilis berita tertentu. Cara pertama saat menyusun strategi News Trading adalah menentukan berita forex mana yang akan Anda cermati dan manfaatkan. Hal ini bisa berhubungan dengan jenis pair dan waktu trading ideal Anda, karena berita forex memuat data fundamental negara tertentu dan dirilis mengikuti jam buka pasarnya.

Pelajaran dasar dalam News Trading adalah untuk memperhatikan previous (hasil data di periode sebelumnya), forecast (prediksi), dan actual (data terbaru yang dirilis). Pemahaman mudahnya, berita forex positif akan berdampak baik pada pergerakan harga, begitu pula sebaliknya untuk berita forex yang mencatatkan kemunduran ekonomi suatu negara.

Seberapa Bahayakah Bertrading Forex dengan News Trading?

Seberapa Bahayakah Bertrading Forex dengan News Trading?

Ketika menggunakan strategi ini, jadwal berita yang akan dirilis harus ditunggu sampai benar-benar sudah dipublikasi dan memperhatikan efek awalnya yang sudah mereda. Waktu yang dibutuhkan untuk menunggu berita dirilis adalah kurang lebih selama 15-30 menit. Setelah menunggu, maka trader dapat merencanakan posisi masuk serta harga yang akan ditawarkan.

Seperti yang diketahui, dalam investasi trading forex, rilis berita kerap kali memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap tingkat volatilitas yang akan terjadi. Dalam hitungan kurang dari 1 jam saja, rilis berita bisa berdampak pada ratusan pip dan berpengaruh pada keuntungan yang akan Anda dapatkan. Namun, pada penerapannya, mungkin Anda akan kesulitan menemukan berita yang berimbang tentang kondisi perekonomian dari sebuah negara.

Kalaupun menemukan, itu artinya Anda hanya menggunakan satu sumber. Padahal pada prakteknya, teknik analisa fundamental harusnya mempertimbangkan sebuah berita dengan sekian banyak sumber. Maka demikian, jika Anda mempraktekan teknik fundamental ini hanya dengan berdasar pada satu sumber tanpa membandingkannya dengan sumber-sumber lain, adalah sebuah kesalahan besar.

Bahayakah Bertrading Forex dengan News Trading?

Secara garis besar, melakukan aktivitas trading forex berdasar News Trading terlihat sangat sederhana dan mudah dilakukan. Namun dalam prakteknya, trading dengan menerapakan rilis berita juga memiliki sejumlah faktor berbahaya. Apa saja itu?

1. Slippage

Slippage atau dalam Bahasa Indonesia yakni selip, adalah hal yang bisa menjadi kejadian umum dalam transaksi forex tetapi sering disalahpahami. Dalam forex, istilah slippage mengacu pada saat ketika ada perbedaan antara harga yang diinginkan oleh trader saat melakukan order dengan harga sesungguhnya dimana order dieksekusi.

Secara teoritis, slippage dapat terjadi kapan saja atau di pasar yang berbeda. Ini adalah risiko pasar yang tidak dapat dihindari dan tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh platform atau broker trading.

Terjadinya slippage dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain keterlambatan harga atau keterlambatan jaringan, volatilitas pasar (seperti gapping), ukuran order trading, likuiditas pasar dan masalah-masalah yang saling terkait di atas. Singkatnya, slippage terjadi ketika pesanan yang ditempatkan tidak dapat menemukan pasangan yang cocok di pasar.

2. Over Leverage

Dilihat dari definisi, leverage adalah uang pinjaman atau utang. Tujuannya sederhana, yakni agar investor lebih cepat melejitkan potensi keuntungan yang lebih besar. Uang pinjaman ini berasal dari perusahaan broker forex. Jika Anda melihat keterangan leverage 1:200, maka 1 (dalam Dolar) adalah modal Anda dan sisa 199 adalah uang pinjaman broker forex. Meski trading menggunakan leverage dengan besaran nominal tertentu, tetapi ada jaminan dalam jumlah kecil. Jaminan ini dinamakan margin. Prinsipnya, semakin besar leverage, semakin kecil margin-nya.

Resiko lainnya dari penggunaan leverage yang terlalu tinggi yaitu datang dari sifat dasar manusia yaitu keserakahan. Jika tidak bisa mengontrolnya hal itu bisa membahayakan modal Anda. Hal yang tidak disadari dengan adanya leverage yang tinggi maka akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk melakukan transaksi dengan volume yang lebih besar dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu singkat. Padahal, sebenarnya tingkat resiko yang Anda hadapi juga akan lebih besar.

Jadi, semakin besar leverage atau semakin kecil margin, semakin cepat Anda dihentikan karena kurangnya margin. Leverage yang lebih tinggi sering kali dianggap sebagai hal yang baik, tapi lebih sering lagi hal ini menyebabkan hancurnya akun seorang trader.

3. Overtrading

Istilah overtrading sudah lebih dulu dikenal dalam trading saham. Namun dalam forex sendiri juga tak luput dari resiko overtrading. Hal inilah yang kemudian membuat istilah ini dikenal dan digunakan dalam trading forex. Overtrading digunakan untuk mendeskripsikan tindakan para trader forex yang terlalu banyak membuka posisi.

Secara umum ada begitu banyak hal yang dapat memicu overtrading, di antaranya adalah terlalu banyak membuka posisi, terlalu banyak menggunakan dana modal, terlalu banyak trading di waktu singkat, trading di luar batas kemampuan risiko, dan lain sebagainya. Namun pada intinya, overtrading adalah trading tanpa strategi dan manajemen yang baik sehingga bisnis trading yang dilakukan malah cenderung seperti bermain judi.

Penyebab dari overtrading sendiri seringkali dipicu oleh 2 hal. Yang pertama, biasanya karena emosi. Bisa emosi karena mengalami kekalahan atau terlalu serakah ingin mendapatkan keuntungan yang besar. Kedua, keinginan membalas dendam dalam forex. Niat ini berawal dari kekalahan yang tidak siap diterima oleh trader. Ketika selanjutnya ia kembali kalah, maka aksi balas dendam yang ia lakukan bukannya menutupi kerugian, tapi justru semakin memperbesar loss.

Bagaimana Cara Meminimalisir Resiko News Trading?

Pada kesimpulannya setelah membaca ulasan di atas, pertanyaan yang muncul adalah: Bagaimana cara meminimalisir resiko dari News Trading?. Untuk berusaha menjawab pertanyaan tersebut, kami telah merangkum beberapa tips yang dapat Anda praktekkan, di antaranya yakni:

1. Menghindari Limit Order
2. Membatasi Leverage
3. Memahami Risk Management

Itulah ulasan mengenai seberapa bahayanya bertrading dorex dengan strategi News Trading. Sebagai catatan penting pada artikel ini, tak henti-hentinya kami mengingatkan, bahwa investasi trading forex memang dapat memberi keuntungan yang fantastis. Namun, trading forex juga dapat memberi sebaliknya, yakni kerugian yang tak pernah Anda bayangkan. Namun satu hal unik yang ada pada trading forex adalah, jumlah kerugian dapat Anda minimalisir. Untuk itu, setiap keputusan apapun, tetap berada pada tangan Anda sendiri.

Salam sukses!

Benny Faizal
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advertisement
To Top