Crypto

Charlie Munger Harap Cryptocurrency Tak Pernah Ditemukan, Apa Alasannya?

Investor miliader yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Berkshire Hathaway Charlie Munger, mengatakan bahwa ia berharap cryptocurrency tidak pernah ditemukan. Munger bahkan mendukung China yang telah menerapkan larangan keras pada penggunaan maupun penambangan cryptocurrency.

Melansir dari CNBC hari Minggu (5/12/2021), Munger menyampaikan, “Saya tidak akan pernah membeli cryptocurrency. Saya berharap mereka (kripto) tidak pernah ditemukan“. Terkait dukungannya terhadap pemerintah China yang melarang cryptocurreny, Munger menjelaskan, “Saya mengagumi (pemerintah) China, saya pikir mereka membuat keputusan yang benar, yaitu dengan melarangnya (cryptocurrency)”.

“Percayalah, orang-orang yang menciptakan cryptocurrency tidak memikirkan pelanggan, mereka memikirkan diri mereka sendiri. Saya ingin menghasilkan uang dengan menjual hal-hal yang baik untuk mereka, bukan hal-hal yang buruk untuk mereka”, ungkapnya lagi.

Meski lonjakan harga cryptocurrency telah menarik minat banyak orang, namun hal tersebut tidak berlaku bagi Munger. Komentar panasnya mengenai mata uang digital tersebut bukanlah hal pertama yang ia lakukan.

Charlie Munger Harap Cryptocurrency Tak Pernah Ditemukan, Apa Alasannya?

Charlie Munger Harap Cryptocurrency Tak Pernah Ditemukan, Apa Alasannya?

Pada bulan Mei lalu saja, dalam sebuah sesi tanya jawab pada pertemuan pemegang saham tahunan Berkshire, Munger secara terang-terangan mengatakan ketidaksukaannya terhadap Bitcoin yang meningkat di tengah pandemi Covid-19.

Ketika itu, Munger mengatakan, “Tentu saja saya benci kesuksesan Bitcoin. Saya tidak menyambut mata uang yang sangat berguna bagi penculik dan pemeras dan sebagainya, saya juga tidak suka hanya menghamburkan miliaran dari miliaran dolar Anda, kepada seseorang yang baru saja menemukan produk keuangan baru secara tiba-tiba”.

Untuk diketahui, Munger telah lama mengkritik Bitcoin karena volatilitasnya yang ekstrim dan kurangnya regulasi. Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa Bitcoin terlalu fluktuatif untuk berfungsi dengan baik sebagai alat tukar.

“Ini benar-benar semacam pengganti emas yang artifisial, dan karena saya tidak pernah membeli emas, saya tidak pernah membeli Bitcoin. Bitcoin mengingatkan saya pada apa yang dikatakan Oscar Wilde tentang perburuan rubah”, katanya.

Pernyataan Munger jelas tidak didukung para pendukung Bitcoin yang percaya bahwa cryptocurrency terpopuler tersebut merupakan aset penyimpan nilai yang dapat digunakan untuk melindungi kekayaan terhadap inflasi. Para pendukung Bitcoin berpendapat Bitcoin adalah sistem keuangan peer-to-peer yang sehat.

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top