Finansial

Deposito Rp 45 Miliar Sulit Diambil, Nasabah Bank Bukopin Murka

Seorang nasabah PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) bernama Dedi Setiawan meluapkan kemarahannya di salah satu Kantor Cabang Bank Bukopin, Sidoarjo, yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin (22/6/2020) yang lalu.

Perkaranya adalah karena deposito yang ditabungkan pada bank tersebut susah untuk dicairkan. Dalam video yang beredar, Dedi terlihat meradang karena ia merasa kecewa terhadap janji yang ditawarkan oleh pihak manajemen Bank Bukopin yang tidak kunjung menjadi kenyataan.

Mengutip dari Suara.com pada hari Rabu (24/6/2020) kemarin, Dedi mengatakan, “Janjinya setelah RUPS, tapi setelah RUPS terlaksana belum juga dibayarkan, sekarang malah berjanji pun tidak bisa”. Karena merasa kesal itulah, Dedi pun menyebarkan sebanyak 15 buah surat deposito miliknya yang bernilai Rp 45 miliar itu di depan jalan Kantor Cabang Bank Bukopin Sidoarjo.

Deposito Rp 45 Miliar Sulit Diambil, Nasabah Bank Bukopin Murka

Deposito Rp 45 Miliar Sulit Diambil, Nasabah Bank Bukopin Murka

Eni, nasabah Bank Bukopin yang lain juga memiliki nasib yang kurang lebih sama dengan apa yang dialami oleh Dedi. Eni yang berencana untuk mencairkan uang pensiunannya tetapi tidak bisa dilakukan karena bank yang bersangkutan beralasan tidak memiliki dana.

Eni menjelaskan, “Mau ambil uang pensiunan, tapi tak bisa karena katanya tak ada dananya, padahal bulan kemarin masih bisa, saya mau ambil di ATM diblokir padahal mau beli obat”.

Kekesalan yang dialami Dedi bertambah semakin menjadi-jadi, setelah dirinya mengetahui bahwa ia hanya bisa mencairkan dananya hanya sebesar Rp 640 juta saja, padahal Dedi ingin mencairkan sekitar Rp 45 miliar. Dedi bercerita bahwa dirinya memiliki sejumlah deposito di Bank Bukopin yang kalau ia taksir mencapai Rp 45 miliar.

“Saya sudah berkali-kali gagal menarik dana deposito yang tersimpan di Bank Bukopin Sidoarjo. Janjinya tanggal 22 Juni 2020, namun kenyataannya janji tinggal janji tidak ada realisasinya. Kesabaran saya sudah habis dan akan dilaporkan ke Polresta masalah ini”.

Dedi menuturkan, bahwa Bank Bukopin sendiri telah menjanjikan akan mencairkan dana deposito miliknya, namun janji itu tidak kunjung terlaksana. Ia menyebut bahwa hal itu menunjukkan bahwa Bank Bukopin tidak punya itikad baik dalam melakukan penyelesaian masalah yang dialami oleh nasabah seperti dirinya.

“Kalau tidak bisa berjanji jangan berjanji, mana pejabatnya yang berjanji itu”, kata Dedi dengan raut muka yang kesal.

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top