Forex

Memahami Spinning Top dan Cara Kerjanya pada Trading Forex

Dalam dunia trading forex, para trader dituntut untuk memahami tentang berbagai tipe chart atau grafik. Tentunya ada alasan mengapa chart atau grafik ini menjadi acuan yang paling populer. Pada prakteknya, chart pada trading forex digunakan untuk memprediksi harga yang akan terjadi ke depan. Pergerakan ini akan tampil dalam bentuk naik-turunnya grafik. Data tersebut bermanfaat untuk melakukan analisis teknikal terhadap harga pada pasar mata uang atau valas.

Seperti yang diketahui, terdapat beberapa macam jenis candlestick yang digunakan oleh para trader. Pada trading forex sendiri, candlestick diartikan sebagai salah satu analisa teknikal yang digunakan untuk menginformasikan kemana arah gerakan harga. Belajar pola candlestick memang akan memerlukan waktu yang panjang dan sangat melelahkan. Akan tetapi itu semua akan sangat bermanfaat saat Anda sebagai trader sudah mulai transaksi dalam trading.

Pada ulasan kali ini, mari mempelajari salah satu pola candlestick yakni pola candlestick Spinning Top. Apa definisi dari Spinning Top? Dan bagaimana cara kerja candlestick tersebut pada trading forex? Untuk memahami lebih jauh tentang hal tersebut, maka silahkan membaca ulasan ini hingga tuntas!

Apa Itu Candlestick Spinning Top?

Candlestick Spinning Top merupakan salah satu pola candlestick yang bisa menandakan adanya pembalikan arah trend. Dengan menganalisis adanya Spinning Top di ujung sebuah trend, Anda bisa menjadikannya acuan untuk meraih profit. Secara definisi, Spinning Top diartikan sebagai pola candlestick yang memiliki body pendek namun lower dan upper shadow yang panjang.

Ciri dari Spinning Top adalah yakni memiliki dua shadow yang memanjang di bagian atas dan bawah dengan body yang kecil. Mencerminkan ketidakpastian antara buyer dan seller menjadi fokus utama dalam candle ini. Jika muncul saat uptrend, artinya lebih banyak seller dari pada buyer. Dan begitupun sebaliknya.

Secara garis besarnya, Spinning Top adalah tanda adanya ragu-ragu. Upper dan lower shadow yang panjang menunjukkan tidak ada perubahan harga yang berarti antara pembukaan dan penutupan. Meski terjadi kenaikan atau penurunan harga yang signifikan, pergerakan harga tetap saja ditutup di kisaran yang sama dengan harga pembukaan.

Memahami Spinning Top dan Cara Kerjanya pada Trading Forex

Memahami Spinning Top dan Cara Kerjanya pada Trading Forex

Bagaimana Spinning Top Terbentuk?

Pergerakan harga dalam Spinning Top menunjukkan pembeli dan penjual membatalkan satu sama lain sehingga menghasilkan level harga buka dan tutup yang serupa. Keuntungan menggabungkan pola Spinning Top dalam strategi perdagangan forex adalah mudah untuk diidentifikasi dengan investasi waktu tersirat yang minimal.

Pola Spinning Top mengikuti struktur dasar dan logika yang sama dengan Doji, namun, Spinning Top menampilkan badan candle yang lebih luas yang menunjukkan pergerakan harga yang lebih substansial selama periode candle. Seperti yang dijelaskan pada point sebelumnya, bahwa meski Spinning Top muncul di ujung uptrend, tidak serta-merta pembalikan arah akan terjadi.

Kemungkinan balik arah akan semakin besar jika Spinning Top yang muncul di ujung uptrend dan diikuti oleh candlestick bearish yang cukup panjang. Begitu pun sebaliknya dengan Spinning Top yang muncul di ujung downtrend, membutuhkan bullish candlestick sebagai konfirmasi.

Ini artinya, logika di balik keraguan yang ditunjukkan di pasar selama pembentukan Spinning Top adalah sederhana -saat candle terbentuk, trader memindahkan harga baik lebih tinggi maupun lebih rendah selama periode grafik. Hal ini mengakibatkan harga penutupan kembali atau sangat dekat dengan harga pembukaan.

Secara singkat, syarat Spinning Top adalah:

1. Terdapat upper dan lower shadow yang panjang.
2. Harga pembukaan dan penutupan berada pada kisaran yang sama.
3. Memiliki body yang kecil.
4. Diperlukan adanya sebuah konfirmasi dari candle sebelumnya.

Tips Bertrading dengan Spinning Top

Trading dengan candlestick Spinning Top melibatkan pemahaman tentang bagaimana candle itu terbentuk dan di mana posisinya dalam kaitannya dengan tren pasar secara keseluruhan. Saat Anda menggunakan candlestick ini, maka tidak boleh secara langsung melihat untuk memasuki perdagangan segera setelah candlestick Spinning Top terbentuk, melainkan menunda perdagangan untuk menunggu konfirmasi. Konfirmasi dapat berasal dari indikator teknikal, faktor fundamental atau oscillator yang terlihat dari penggunaan Stochastic Oscillator.

Sekali lagi untuk diingat, pergerakan harga dalam candle Spinning Top mengisyaratkan adanya keraguan antara pembeli dan penjual sehingga membatalkan transaksi mereka. Karena itu, harga open dan close pada candle tersebut memiliki nilai yang sama. Penting untuk mengenali posisi Spinning Top di dalam pasar -dalam sebuah tren atau pada level harga utama dari support dan resistance. Pola candlestick Spinning Top paling efektif pada titik-titik khusus ini.

Itulah ulasan mengenai candlestick Spinning Top yang terdapat pada forex. Seperti yang telah kami jelaskan, bahwa dunia trading forex adalah tentang dunia belajar. Untuk itu, teruslah belajar, belajar, dan belajar tentang trading forex agar Anda berhasil meraih kesuksesan dalam investasi ini!

Selamat belajar!

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top