Forex

Pending Order Forex: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Strateginya

Pending Order Forex: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Strateginya

Pending Order Forex: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Strateginya

Ada banyak sekali strategi trading forex yang dapat Anda coba lakukan untuk mendapatkan keuntungan. Misalnya dengan strategi pending order. Istilah ini sendiri merupakan sebuah bentuk pesanan yang baru akan terlaksana pada saat sebuah harga mulai menyentuh titik sesuai dengan yang telah ditentukan. Bagaimana penjelasan lengkapnya? Berikut ulasannya!

Pengertian Pending Order

Istilah pending order diartikan sebagai intruksi untuk membuka dan menutup perdagangan jika harga telah mencapai atau melewati level yang telah ditentukan sebelumnya. Cara ini sangat berguna ketika Anda tidak memilik waktu untuk mengawasi pasar forex secara terus-menerus.

Dalam pengertian lain, pending order adalah order yang dilakukan bukan pada harga yang berlaku saat itu. Harga dipasang di atas atau di bawah harga berjalan. Bila harga yang Anda order belum tercapai, maka pending order masih aktif dan akan menunggu hingga harga yang Anda order tersentuh. Apabila harga sudah mencapai, maka otomatis akan terbeli/terjual.

Secara singkatnya, ketika menempatkan pending order ini, trader menginformasikan kepada broker bahwa tidak menginginkan harga pasar saat ini. Tetapi trader hanya ingin order mereka dieksekusi jika harga pasar mencapai level tertentu.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Order dalam Trading Forex, Apa Saja?

Jenis Pending Order Forex

Terdapat dua jenis pending order dalam trading forex, yakni:

Stop Order

Yaitu menginstruksikan bahwa posisi dibuka atau ditutup ketika harga yang ditentukan tercapai. Dan banyak digunakan untuk mengunci keuntungan dan meminimalkan kerugian

1. Buy Stop

Memesan order buy di atasnya harga yang sekarang sedang berjalan. Dengan harapan bila harga market bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang buy agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit.

2. Sell Stop

Memesan order sell di bawahnya harga yang sekarang sedang berjalan. Dengan harapan bila harga market bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang sell agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya mendapatkan profit.

Limit Order

Yakni hanya dapat dieksekusi pada harga limit yang ditentukan oleh trader. Dan limit order menjamin bahwa order akan dipenuhi dalam batas yang ditentukan atau tidak sama sekali sehingga berguna untuk mencegah slippage.

1. Buy Limit

Memesan order buy di bawahnya harga yang sekarang sedang berjalan. Dengan harapan bila harga market bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang buy agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit.

2. Sell Limit

Memesan order sell di atasnya harga yang sekarang sedang berjalan. Dengan harapan bila harga market bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang sell agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit.

Baca Juga: 2 Cara Mudah Menggunakan OCO Order dalam Trading Forex

Fungsi

Karena pending order menunjukkan adanya rencana, hal ini membantu strategi manajemen risiko. Dengan demikian, salah satu keuntungan terbesar menggunakan pending order adalah manajemen risiko meningkat secara drastis. Dengan menempatkan pending order, trader memiliki waktu yang lebih mudah untuk mengatur dan mengontrol rasio dari risiko.

Fungsi lain pending order adalah dapat untuk menghindari overtrading. Saat menggunakan pending order, pasar harus bergerak ke level tertentu. Jika tidak, pesanan tidak akan dipenuhi. Tanpa pending order, pedagang cenderung membuka banyak perdagangan di pasar hanya untuk melihat bahwa aksi harga tidak mencapai tingkat yang diinginkan dan berbalik dengan tajam memicu kerugian.

Selain itu, pending order dapat melatih trader menjadi lebih disiplin juga kesabaran. Hal ini diartikan bahwa trader menjadi disiplin sekaligus sabar daripada bertrading hanya untuk mengejar harga.

Strategi

Jika Anda menggunakan MetaTrader4, maka cara melakukan pending order akan sangat mudah. Buka saja jendela New Order (Order Baru) seperti biasa. Setelah formulir order muncul, isi mata uang dan volume layaknya order pada umumnya. Setelah itu, baru lirik dropdown (panah ke bawah) di kolom “Tipe”. Di situ akan muncul jenis-jenis pending order yang bisa diterapkan. Pilih salah satu, lalu isikan level harga dimana order akan dibuka. Kemudian, pilih juga masa jatuh tempo (Expiry), atau berapa lama pending order akan berlaku. Terakhir, klik Place (Pasang).

Saat melakukan trading forex dengan pending order, pasti Anda berharap untuk selalu mendapatkan keuntungan. Namun sayangnya, tidak semua strategi yang telah disusun bisa berhasil untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Dalam hal ini, Anda perlu memahami tips dalam trading forex menggunakan prinsip stop loss dan take profit.

Untuk menghindari kerugian, Anda dapat mengatur stop loss dengan perkiraan harga tertentu. Namun, pastikan masih berada pada tingkat yang wajar. Jangan menempatkan stop loss di level yang tidak masuk akal. Jadi, pertimbangkanlah sebaik mungkin untuk menentukan level stop loss saat melakukan trading.

Dan untuk menentukan take profit saat trading forex, Anda perlu membuat pertimbangan dengan penyusunan strategi dan mengenali risiko. Strategi yang dibuat sebaiknya didasarkan pada perkiraan logis dan tidak terburu-buru sehingga Anda dapat memperoleh keuntungan maksimal.

Kesimpulan

Itulah ulasan lengkap mengenai istilah pending order dalam trading forex. Pada prakteknya, banyak trader menggunakan pending order jenis buy stop atau sell stop dengan harapan akan terjadi breakout setelah harga mencapai level tertentu. Sedangkan buy limit dan sell limit dipakai dengan harapan akan terjadi reversal.

Namun, penting bagi Anda untuk memastikan dulu bahwa broker Anda mengzinkan penggunaan pending order. Umumnya broker yang menyediakan platform trading Metatrader4 memperbolehkan semuanya, tetapi ada juga yang hanya mengizinkan tipe pending order tertentu saja.

Salam profit!

Lita Alisyahbana
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Order Flow Imbalance Forex: Definisi dan Cara Analisis Pasar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top