Bisnis

17 Pabrik Antre Relokasi Ke RI, Jokowi Siapkan 2 Kawasan Industri

Pemerintah Indonesia kini sedang siap menyambut para pabrik yang akan relokasi ke Indonesia dengan menyiapkan dua kawasan industri. Dua kawasan tersebut yakni, kawasan industri Batang dan Kawasan Industri Brebes (KIB). Tentang kawasan Batang, proyek itu sedang dikebut agar segera bisa menangkap peluang investasi tersebut supaya tidak terulang seperti pada tahun 2019 yang lalu, yaitu, kegagalan Indonesia menarik relokasi pabrik dari China.

Beberapa perusahaan itu umumnya merupakan pindahan dari China yang berasal dari Amerika Serikat (AS). Mereka harus pindah karena perang dagang antara kedua negara tersebut. Juga tentang hubungan kedua negara yang belakangan ini terus memanas.

Seperti yang diketahui, ketegangan hubungan antara AS dan China dimulai setelah penyakit wabah virus corona yang berasal dari China mulai menghantam negara Donald Trump. Wabah penyakit itu membuat negara adidaya AS alami kondisi ekonomi yang carut marut. Trump menyalahkan China sebagai sumber malapetaka dan menuduh China tidak transparan mengenai penyakit yang menjadi pandemi global tersebut.

17 Pabrik Antre Relokasi Ke RI, Jokowi Siapkan 2 Kawasan Industri

17 Pabrik Antre Relokasi Ke RI, Jokowi Siapkan 2 Kawasan Industri

Kembali mengenai pabrik yang antre relokasi ke RI, Ikmal Lukman -Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM- mengatakan saat ini ada 17 perusahaan yang berkomunikasi aktif untuk merelokasi pabrik, 7 diantaranya sudah menyatakan bakal datang ke Indonesia.

Ikmal menjelaskan, “Jadi gini, yang 17 ini sambil menunggu Brebes selesai, kita arahkan ke Batang dulu. Nanti setelah Brebes selesai kita buat porsi sama. Karena dua-duanya sangat strategis, lokasi di tengah-tengah Jawa”.

“Mereka kita akan tawarkan Batang dan Brebes, cuma kan kita nggak mau kehilangan momentum dalam tarik relokasi ini. Momentum nggak lama, mungkin hitungannya hanya bulan. Dari sekarang sampai Desember. Kalau kita nggak cepat tangkap, mereka akan lari ke yang lain. Karena itu pemerintah cari lokasi paling tepat di Batang”, tambahnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi sudah datang meninjau lokasi tersebut pada hari Selasa lalu. Orang nomer 1 di Indonesia itu tidak ingin peristiwa kegagalan Indonesia meraih limpahan relokasi pabrik dari China. Pada tahun 2019 yang lalu, terdapat 33 pabrik relokasi dan tak ada satu pun yang masuk RI.

Presiden Joko Widodo menegaskan, “Ini juga terus saya sampaikan pada para menteri dan Kepala BKPM dilayani dan dikejar. Disampaikan fasilitas apa yang ingin kita berikan. Baik urusan lahan urusan izin, urusan listrik, gas dan lain-lain yang ini akan memberikan sebuah daya saing negara kita dalam rangka mereka mau merelokasi ke Indonesia”.

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top