Forex

Apa itu Cross Hedging pada Forex?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, istilah hedging dalam prakteknya merupakan salah satu strategi trading yang sudah tidak asing lagi di kalangan trader. Bagi banyak trader, hedging adalah “holy grail” yang diharapkan bisa menghasilkan banyak uang dalam waktu yang sangat singkat.

Sementara itu, jika menganut pada penjelasannya, hedging adalah sebuah strategi membatasi atau melindungi dana dari fluktuasi nilai tukar mata uang yang merugikan. Dalam pengertian lain, hedging bertujuan untuk meminimalisir risiko loss. Melalui strategi ini, trader dapat melindungi dana atau modal mereka dari kerugian meskipun sedang melakukan transaksi.

Fitur hedging merupakan salah satu fitur yang memudahkan Anda untuk melakukan penjualan maupun pembelian melalui pasangan mata uang dengan jangka waktu yang sama. Setiap posisi yang dibuka akan dibukukan sebagai posisi trading independen yang sepenuhnya terpisah dari posisi trading awal.

Pada bahasan kali ini, mari kita membahas tentang strategi Cross Hegding, dan bagaimana sistem ini bekerja sehingga mampu memberi Anda keuntungan pada bisnis trading forex.

Apa itu Cross Hedging pada Forex?

Apa itu Cross Hedging pada Forex?

Secara prinsipnya, cross hedging sebenarnya sama saja dengan hedging yang biasa dilakukan, namun perbedaannya adalah kalau cross hedging dilakukan di pair yang berbeda namun masih satu rumpun. Contohnya adalah buy di pair GBP/USD dan sell di pair EUR/USD atau buy di pair AUD/USD dan sell di pair NZD/USD.

Pertanyaannya adalah mengapa harus satu rumpun? Karena dengan begitu kerugian akan bisa diminimalkan. Namun jika Anda bisa menganalisa dengan benar dan masuk pada waktu yang tepat, maka Anda justru akan mendapatkan keuntungan dari teknik ini. Keuntungan lainnya adalah untuk trader yang ikut dalam program rebate, kerugian yang terjadi bisa ditutup oleh hasil rebate yang didapat dari beberapa entry yang Anda lakukan.

Meski begitu, sangat tidak disarankan untuk melakukan teknik tersebut. Sebab meskipun serumpun, terkadang arah market pada trading forex bisa tidak jelas dikarenakan fundamental dan faktor lainnya. Akan lebih baik close posisi dan siapkan analisa baru yang lebih matang.

Meski terlihat sederhana, strategi cross hedging ternyata juga memiliki beberapa titik kelemahan, di antaranya yakni mata uang yang serumpun tidak selalu searah, selain itu meski mata uang serumpun searah namun seringkali tidak identik.

Bagaimana, siap untuk mempraktekan strategi ini? Atau tetap memilih bermain aman agar keuntungan yang didapat terus konsisten?

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trading Saham di EXNESS
To Top