Forex

Meraih Profit Forex dengan Indikator Standard Deviation

Seperti yang diketahui, pasar forex selalu fluktuatif dengan secara bergantian memberikan dampak volatilitas tinggi dan juga rendah. Sebagai trader, penting bagi Anda untuk mengetahui tentang periode pasar yang aktif ataupun periode yang tenang. Untuk diketahui, indikator Standard Deviation yang terdapat pada trading forex merupakan sebuah teknik yang digunakan untuk mengukur pergerakan perubahan pasar atau mengukur volatilitas instrumen pasar.

Indikator ini dapat digunakan untuk mengukur fluktuasi rata-rata pergerakan harga antara sebuah level harga (high, low, close dan open). Masing-masing level harga tersebut dengan nilai rata-rata tinggi jika nilai tingkat volatilitasnya pun semakin tinggi. Demikian juga sebaliknya, semakin kecil jarak level harga terhadap nilai rata-rata, maka semakin rendah juga standar deviasi dan volatilitasnya.

Standard deviation, atau yang biasa juga disebut sebagai indikator standar deviasi, merupakan istilah yang diambil dari cabang ilmu statistik. Jika dimaknai, standar deviasi berarti sebagai metode yang digunakan untuk mendeskripsikan distribusi nilai sekelompok data. Standar deviasi merupakan nilai persebaran dari nilai distribusi yang diambil dari nilai mean.

Makin besar standar deviasi makin luas sebaran nilai dalam satu set data. Jika standar deviasi makin rendah, makin sempit nilai sebaran. Terkhusus untuk dunia finansial, standar deviasi biasa dimanfaatkan dalam berbagai cara untuk menghitung volatilitas market juga risiko. Tapi selalu ingat, saat bicara terkait volatilitas, istilah ini punya banyak makna.

Indikator ini sering digunakan sebagai bagian dari indikator teknikal lainnya. Pembacaan indikator Standard Deviation yang sangat tinggi menunjukkan bahwa terdapat perubahan harga yang sangat besar baru saja terjadi, namun penurunan volatilitas dapat segera menyusul. Indikator Standard Deviation adalah bagian dari perhitungan Bollinger Bands yang juga identik dengan volatilitas.

Standard Deviation menunjukkan skala perubahan harga yang berkaitan dengan garis Moving Average. Jika nilainya meningkat, berarti pasar sedang volatil, dan swing (ayunan) harga akan melebar terhadap garis Moving Average. Sebaliknya, jika nilainya menurun, maka volatilitas di pasar sedang rendah dan harga akan dekat dengan garis Moving Average.

Meraih Profit Forex dengan Indikator Standard Deviation

Meraih Profit Forex dengan Indikator Standard Deviation

Standard Deviation dianggap sebagai salah satu indikator paling andal yang tersedia untuk trader, tetapi dalam kondisi tertentu. Di pasar tren di mana volatilitas sedang dan osilasi harga terkonsentrasi di sekitar tengah kisaran, indikator ini adalah salah satu alat terbaik yang akan anda temukan. Indikator Standard Deviation termasuk dalam seperangkat indikator bawaan MetaTrader. Untuk memasukkan indikator ini ke dalam chart, Anda dapat melakukannya dengan masuk ke menu ”Insert“, pilih submenuIndicators” dan kemudian ”Trend” – dan Anda akan menemukan ”Standard Deviation” di sana.

Meski indikator ini ditetapkan sebagai alat tren, Standard Deviation adalah salah satu indikator volatilitas utama di MetaTrader 4. Anda juga dapat melihat parameter yang dapat Anda atur. Periode default adalah 20, dan ini diterapkan sebagai default untuk ‘Close’ (harga penutupan setiap batang). Berbagai nilai harga lainnya dapat digunakan, termasuk harga buka, tinggi, rendah, atau median. Metode default adalah ‘Simple‘, yang mengacu pada metode rata-rata. Standard Deviation sangat mudah dipahami. Indikator ini menunjukkan ukuran volatilitas, tinggi atau rendah. Informasi ini akan sangat membantu Anda dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan entry di pasar

Seperti yang telah dijelaskan pada point di atas, bahwa indikator Standard Deviation memiliki kemampuan utama untuk membaca tingkat volatilitas market, apakah sedang dalam posisi tinggi atau rendah. Meski cukup bisa diandalkan sebagai indikator tunggal, tapi perpaduannya dengan indikator lain akan memberi hasil yang lebih positif. Misalnya dengan menambahkannya indikator lain, yakni, Bollinger Bands.

Itulah pembahasan singkat mengenai indikator Standard Deviation yang terdapat pada trading forex. Satu hal yang penting untuk dicatat adalah, meski trading forex menawarkan profit yang sangat fantastis bukan berarti investasi ini tidak memiliki risiko. Untuk itu, semua hal yang bergantung pada keputusan-keputusan, tetap berada pada tangan Anda sendiri.

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trading Saham di EXNESS
To Top