Crypto

Harganya Capai Rp 150 Juta, Inikah Waktu Terbaik Untuk Investasi Bitcoin?

Mengacu pada perdagangan hari Jumat (8/5/2020) ini, harga bitcoin menunjukan kenaikan yang tajam. Harga uang digital tersebut tembus US$ 10.000 per koin. Itu artinya jika dihitung dengan kurs rupiah, akan ditemukan angka sekira Rp 150 juta. Lantas, dengan harga yang naik tersebut, inikah waktu yang terbaik untuk berinvestasi di bitcoin?

Jika melihat dari Coindesk di perdagangan pada pukul 12.50 WIB hari ini. Bitcoin harganya berada di level 9.918,14 per koin. Angka ini menunjukan bahwa bitcoin mengalami kenaikan sebesar 6,4 persen. Kenaikan ini sedikit banyak dipengaruhi oleh rencana halving pada 12 Mei 2020.

Halving adalah pengurangan 50 persen terhadap reward penambang bitcoin, yang terjadi di setiap empat tahun sekali dan berakhir pada pengurangan jumlah bitcoin yang dirilis ke pasar. Saat ini penambang bitcoin mendapatkan imbalan 12,5 BTC per blok yang ditambang pada Mei nanti akan turun menjadi 6,25 BTC per blok.

Hal ini sudah dituliskan dalam kode yang mendasari bitcoin untuk menjaga inflasi. Selama proses halving, pasokan bitcoin yang masuk ke pasar akan dikurangi sehingga membuat harganya menjadi melesat.

Mengutip dari Forbes, Lennard Neo -Head Research Stack, perusahaan pemantau bitcoin yang berbasis di Singapura- mengatakan, “Dengan berkurangnya separuh bitcoin, kami percaya pullback jangka pendek sangat mungkin segera terjadi, karena pedagang mulai mengambil untung”.

Harganya Capai Rp 150 Juta, Inikah Waktu Terbaik Untuk Investasi Bitcoin?

Harganya Capai Rp 150 Juta, Inikah Waktu Terbaik Untuk Investasi Bitcoin?

Seperti yang sudah diketahui, bahwa pasar global masih diliputi rasa khawatir karena pandemi virus corona yang masih berlangsung. Situasi ini membuat beberapa pihak mengalami tekanan panik jual sejak virus penyakit tersebut menyebar dan menginfeksi di hampir semua negara di dunia.

Sekarang para pelaku pasar juga masih dibuat was-was dengan cara-cara untuk menangani virus corona ataupun rencana pelonggaran lockdown yang bisa saja membuat penyebaran virus menjadi kembali meningkat. Masalahnya adalah vaksin virus ini juga belum ditemukan.

Komentar lain juga datang dari Ed Hindi (Head Fund Tyr Capital). Ia memperkirakan bahwa halving merupakan aktivitas yang sudah dirumuskan dari lama dan banyak investor sudah mengambil posisi sehingga bisa cara halving 2020 menjadi antiklimaks bagi banyak investor.

Ed bahkan menambahkan tentang prediksinya bahwa halving ini akan membuat pasar bitcoin turun 25 persen hingga 35 persen dari puncaknya yang secara bertahap diikuti dengan naikkan kembali harga. Ia menjelaskan, “Proyeksi jangka panjang bitcoin sangat bullish dengan target US$ 100.000 hingga US$ 125.000 dalam beberapa tahun ke depan.

Sebagai tambahan informasi, bitcoin adalah satu bentuk investasi dengan tingkat volatilitas harga yang cukup tinggi. Besaran tentang kenaikan ataupun penurunan harga, sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh supply dan demand. Hal ini bisa menjadikan seorang trader mampu menjadi kaya dalam semalam atau bahkan sebaliknya, bisa mengalami rugi dalam jumlah besar dalam waktu yang sama.

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top