Forex

Ingin Jadi Day Trader? Pelajari Dulu 6 Strategi Day Trading untuk Pemula

Day trading merupakan strategi trading dimana saham dibeli dan dijual di hari yang sama. Tujuan dari strategi ini yakni untuk mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang terjadi dalam waktu singkat. Pergerakan harga semacam ini biasanya dikarenakan rilis berita ekonomi terbaru atau berita lainnya yang berimbas pada harga saham di pasar.

Banyak pemula yang tergoda untuk menjadi day trader karena keuntungan yang ditawarkan. Namun yang mereka kurang paham adalah, keuntungan tersebut hanya bisa didapatkan jika menerapkan strategi yang tepat. Sebelum memutuskan menjadi day trader, sebaiknya

simak dulu 6 strategi day trading untuk pemula berikut ini

Ingin Jadi Day Trader? Pelajari Dulu 6 Strategi Day Trading untuk Pemula

Ingin Jadi Day Trader? Pelajari Dulu 6 Strategi Day Trading untuk Pemula


1. Update Informasi Terkini

Bagi trader pemula, memang penting sekali menambah pengetahuan mengenai dunia trading dan bagaimana cara kerjanya. Namun agar lebih familiar dengan dunia trading di lapangan, sebaiknya Anda update berita terkini mengenai pasar saham dan peristiwa yang mempengaruhi situasi pasar.

Selain itu, sebelum memutuskan membeli saham tertentu, sebaiknya buat daftar yang berisi saham-saham yang ingin Anda perdagangkan kemudian gali informasi mengani perusahaan penerbit saham tersebut.

2. Pastikan Anda Memiliki Banyak Waktu

Alasan strategi ini dinamai day trading karena prosesnya memakan waktu seharian. Sebab, Anda butuh mengamati pasar dan melihat peluang yang bisa muncul kapan saja. Jika Anda punya pekerjaan utama yang memakan sebagian besar waktu dan konsentrasi, sebaiknya pertimbangkan kembali keinginan untuk menjadi day trader.

3. Tentukan Batas Modal dan Risikonya

Penting sekali bagi Anda menentukan batas risiko dari modal yang Anda miliki. Hal ini supaya Anda tidak gegabah dan bersikap emosional saat melakukan trading. Umumnya, para day trader yang sukses menentukan batas risiko kurang dari 2% untuk setiap trading.

Anggap saja Anda memiliki modal sebesar Rp 5 juta di akun dan berani mengambil risiko sebesar 1%, maka batas maksimum kerugian yang mungkin Anda dapat adalah 0,01 x Rp 5 juta = Rp 50 ribu untuk setiap trading.

4. Tentukan Waktu Trading

Saat pasar saham buka di pagi hari, biasanya banyak investor maupun trader yang mulai mengeksekusi saham incarannya. Jam sibuk ini umumnya berpengaruh besar terhadap volatilitas harga dan memberikan banyak kesempatan.

Bagi trader yang berpengalaman mungkin sudah bisa membaca pola dan menentukan saham mana yang akan menghasilkan keuntungan. Tapi untuk pemula, lebih aman untuk tidak melakukan trading di waktu sibuk ini, cukup membaca pasar saja di 20 menit pertama.

5. Cut Loss Dengan Limit Order

Tentukan apakah Anda akan menggunakan limit order atau market order untuk masuk dan keluar perdagangan. Ada dua jenis order yang bisa Anda pilih, yakni limit order dan market order.

Jika memilih limit order, Anda dapat membeli atau menjual saham tertentu dengan harga yang sudah Anda tetapkan. Tetapi tidak ada jaminan apakah Anda akan mendapatkan saham tersebut, tergantung persaingan di pasar.

Sedangkan jika Anda memilih market order, Anda akan mendapatkan saham tetapi tidak ada jaminan akan harga pastinya.

6. Tetap Realistis dan Berpegang Pada Rencana

Menjadi day trader tidak menjamin Anda akan berhasil dalam semua trading. Kebanyakan trader hanya berhasil sekitar 50-60% dari total trading yang mereka mainkan. Namun mereka tetap mendapatkan keuntungan, karena akumulasi profit yang didapat lebih besar daripada akumulasi kerugian.

Selain itu, Anda harus mematangkan rencana sebelum memulai trading. Sehingga apapun yang terjadi nanti, Anda dapat menghindari tindakan yang gegabah dan emosional, serta tetap berpegang pada rencana awal.

Mungkin sekian 6 strategi day trading untuk pemula. Semoga mencerahkan.

Johnson Manik
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top