Finansial

Inilah Skenario di Lapangan Jika Mudik Benar-Benar Dilarang

Sebagai pilihan untuk mencegah penyebaran wabah virus corona yang semakin meluas, pemerintah membuka opsi untuk melarang mudik lebaran. Saat ini pemerintah sedang membahas aturan tersebut. Jika mudik benar-benar akan dilarang, bagaimana skenario di lapangan?

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, “Ya nanti kalau dilarang akan diberlakukan demikian (menutup jalan tol). Angkutan bus juga kalau ada pelarangan nanti nggak boleh (operasi)”. Budi memang mengatakan bahwa pihaknya akan melarang segala jenis kendaraan ke luar daerah. Mulai dari kendaraan pribadi, kendaraan umum (AKAP) bahkan hingga sepeda motor.

Pihaknya nanti akan membentuk dan menyiapkan beberapa titik checkpoint untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan yang terletak di beberapa daerah perbatasan. Ia menjelaskan, “Kalau sudah muncul larangan mudik, berarti skenario kita melarang seluruh angkutan umum, melarang kendaraan pribadi, melarang sepeda motor untuk mudik. Nanti akan dicek di beberapa checkpoint”.

Budi juga mengatakan bahwa sudah mempersiapkan rancangan Peraturan Menteri soal pelarangan mudik, lengkap dengan sanksi untuk yang melakukan mudik. Rancangan tersebut menurutnya sudah dibahas oleh Biro Hukum Kemenhub.

Inilah Skenario di Lapangan Jika Mudik Benar-Benar Dilarang

Inilah Skenario di Lapangan Jika Mudik Benar-Benar Dilarang

Tentang aturan larangan mudik yang masih disiapkan ini, akan ada juga sanksi yang menyertainya. Budi enggan untuk menjelaskan detail tentang seperti apa sanksi tersebut, tapi sanksi ini akan berlaku di semua sektor moda transportasi. Dalam penjelasannya, Budi menyatakan bahwa soal sanksinya kemungkinan hukuman paling ringan adalah dikembalikan atau putar balik ke daerah asal.

Sementara itu, tentang larangan mudik juga disampaikan oleh Wakil Ketua MPR Syarief Hasan. Ia meminta kepada pemerintah dengan tegas untuk memutuskan pelarangan mudik mengingat kondisi darurat pandemi virus corona. Tujuannya adalah untuk menjaga agar pandemi wabah penyakit ini tidak meluas akibat migrasi besar-besaran yang dilakukan oleh masyarakat yang melakukan mudik.

Menurutnya, bahwa Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebutkan ada 56 persen masyarakat yang menyadari bahaya virus corona, sehingga mereka memutuskan untuk tidak mudik. Maka dari itu, ia pun mendorong agar pemerintah membuat jaring pengaman sosial untuk rakyat bila larangan mudik dikeluarkan.

Lita Alisyahbana
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top