Forex

Pengertian Istilah OCO pada Trading Forex

Seperti yang diketahui, tidak semua order dalam trading forex akan digunakan setiap saat oleh para trader saat beraktivitas trading. Ternyata ada pula sejumlah order dalam trading forex yang jarang dipakai. Secara singkat, order adalah permintaan trader yang diberikan kepada broker. Istilah order atau memesan ini, tentu berkaitan erat dengan apa yang dipesan oleh si trader, dan mau pesan sekarang atau nanti.

Terkait order atau memesan tersebut, tentunya setiap trader bisa menentukan cara atau metode masing-masing, dan tiap trader bisa saja berbeda-beda dalam menentukannya. Namun, dalam dunia trading forex, para trader diberikan sejumlah daftar menu. Anda dapat mengorder menu tersebut sesuai dengan keinginan.

Saat Anda terjun ke dunia trading forex, ada beberapa perintah yang bisa Anda berikan kepada broker ketika menjalankan aktivitas trading. Dan sebagaimana yang telah diketahui, terdapat beberapa jenis order yang bisa digunakan trader untuk mempermudah aktivitas mereka di pasar. Salah satunya adalah OCO. Apa itu OCO? Simak artikel ini hingga tuntas agar Anda dapat memahami istilah OCO pada trading forex!

Apa itu OCO?

Jika ditafsirkan secara umum, OCO dapat diartikan sebagai perintah tingkat lanjut dalam trading forex. Sementara pada penjelasannya, OCO adalah perintah yang terdiri dari dua perintah order yang saling berkaitan dengan urutan yang dapat diatur. Dengan pengaturan tersebut, maka bisa dipastikan jika hanya akan ada satu order saja yang akan dieksekusi dalam market.

OCO sendiri memiliki kepanjangan yakni One Cancels the Other Order. Dan mengenai cara memakai OCO yang umum adalah dengan menggabungkan order sell dan buy di platform trading. Ketika salah satu target harga tercapai dan order tereksekusi, maka order yang lainnya akan langsung dibatalkan. Dengan demikian, trader tak akan menderita kerugian akibat menjalankan dua posisi trading yang berlawanan.

Banyak trader yang menggunakan platform MetaTrader dalam kegiatan tradingnya. Sayangnya, OCO sendiri bukanlah bawaan MetaTrader. Meski demikian, Anda tetap bisa menggunakan OCO di MetaTrader. Caranya adalah dengan mengunduh software sejenis Expert Advisor untuk menambahkan fungsi ini pada platform trading Anda. EA sendiri merupakan software otomatisasi yang memungkinkan trader menempatkan order dengan aturan spesifik.

Pengertian Istilah OCO pada Trading Forex

Pengertian Istilah OCO pada Trading Forex

EA akan membuat OCO order bisa berfungsi dengan optimal. Untuk menjalankan OCO order bisa diakses melalui terminal mini, yang merupakan fitur spesial untuk membuka atau mengelola posisi lebih mudah. Dalam terminal mini sudah dilengkapi template untuk meletakkan order sehingga trader tak akan sulit menempatkan beragam order, termasuk OCO order.

Jenis OCO pada Trading Forex:

Setidaknya terdapat dua jenis OCO order pada platform MetaTrader yang bisa dipilih trader sebagai bagian strategi trading, yakni:

1. OCO Reversion

OCO reversion sebetulnya mirip dengan OCO order, namun dengan tujuan yang berbeda. Jika OCO pada umumnya akan membatalkan order, maka OCO reversion hanya membatasi order saja. Dengan menggunakan jenis OCO ini, profit bisa didapatkan dari pergerakan yang sudah lengkap dan akan terjadi pullback.

Jenis order OCO Reversion, dapat Anda manfaatkan apabila Anda sudah mengidentifikasi harga yang hasil akhirnya memiliki kemungkinan akan berbalik arah. Anda dapat mencoba untuk menempatkan entry price sebagai sebuah order limit ketika terjadi resistance, lalu berharap harga akan memantul kembali dari titik open posisi.

2. OCO Breakout

Template order ini bisa digunakan ketika trader berharap akan terjadi breakout. Karena order ini bisa diisi dengan dua order sekaligus, maka trader tak perlu harus repot dengan mengira-ngira kemana arah breakout akan terjadi. Anda bisa menggunakan satu order untuk posisi buy stop, dan yang lainya untuk sell stop.

Apabila market mengalami trend naik, maka secara otomatis trader akan membeli ke market yang sedang naik tersebut. Sebaliknya apabila market sedang mengalami trend menurun, maka trader dapat menjual, karena market sedang dalam kondisi turun.

Tips Menggunakan OCO agar Dapat Meraih Profit

Penggunaan market order seperti OCO memang sudah dipahami oleh trader yang berpengalaman. Namun hal ini tidak berlaku bagi trader pemula yang belum mengetahui cara memanfaatkan perintah ini secara efisien. Berikut tips menggunakan OCO agar dapat meraih profit yang konsisten!

1. Menggunakan Support dan Resistance
2. Memanfaatkan Pola Inside Bar

Dengan menggunakan OCO order dalam bertrading, maka order yang sudah tidak digunakan akan dihapus secara otomatis oleh sistem, sehingga Anda tidak perlu lagi merasa khawatir mengenai order lain yang sudah ditempatkan ketika trading. Hal ini karena order yang telah tertinggal selain yang sudah dieksekusi oleh OCO order, akan dibatalkan secara otomatis.

Meski tampaknya mudah, namun order ini kurang disarankan untuk trader pemula dan belum memahami betul kondisi pasar. Beberapa broker tidak mengizinkan pemasangan OCO, jadi ada baiknya untuk memastikan hal ini sebelum memasang order.

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top