Forex

Kupas Tuntas Pola Trading Candle Smash Bar

Membahas tentang trading forex, tentu tak bisa melupakan begitu saja tentang keberadaan candlestick. Candlestick dikenal dengan bentuknya yang menyerupai batang lilin. Media ini umum dipakai untuk menganalisis pergerakan saham, forex, hingga komoditas.

Ditemukan tahun 1955, pada proses perjalanannya candlestick terus maju pesat hingga menjadi primadona dan favorit para trader. Candlestick pada trading di pasar forex terus mengalami perkembangan pesat hingga memunculkan candlestick yang memiliki beragam pola yang inovatif.

Untuk informasi, pola candlestick ditemukan pertama kali oleh trader asal Jepang Munehisa Homma. Kemudian menjadi salah satu pola yang digemari oleh para trader karena karakteristiknya yang unik dan khas.

Kali ini, kami akan mengajak Anda untuk mempelajari salah satu pola candlestick yang mempunyai persamaan dengan Pin Bar, yaitu pola Candle Smash Bar. Apa itu Candle Smash Bar? Berikut ulasannya!

Apa itu Pola Candle Smash Bar?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa Candle Smash Bar merupakan pola candlestick yang memiliki kemiripan dengan Pin Bar. Namun, terdapat perbedaan antar keduanya, yakni pola Candle Smash Bar mewajibkan body candle-nya tepat menyentuh level penting, seperti level Support and Resistance atau Supply and Demand saat harga tengah sideways.

Selain itu, pola Candle Smash Bar terjadi bukan dari satu level, tetapi beberapa level dengan indikasi reversal berakurasi tinggi. Bentuk dari Smash Bar dapat dilihat dari serangkaian sideways yang terdapat pada chart.

Kupas Tuntas Pola Trading Candle Smash Bar

Kupas Tuntas Pola Trading Candle Smash Bar

Pola Smash Bar -atau disebut juga Smash Day– pertama kali diperkenalkan oleh Larry Williams dalam bukunya yang berjudul “Long Term Secrets to Short-Term Profits“. Istilah “smash” pada pola candle Smash Bar berasal dari body candle yang terkena smash oleh level penting dalam chart.

Penggunaan pola Smash Bar pada Trading Forex:

Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika akan menggunakan pola Candle Smash Bar ini, di antaranya:

1. Tentukan kondisi sideways yang bisa ditradingkan
2. Identifikasi pola candle smash bar
3. Lakukan entry setelah terbentuk konfirmasi
4. Tentukan level stop loss dan take profit
5. Penting untuk selalu mengontrol emosi

Sebagai catatan tambahan yang tak kalah penting, Anda perlu jeli memperhatikan pola titik pada Smash Bar:

1. Jika yang tersentuh oleh level Support Resistance atau Supply Demand adalah sumbu candle, sudah pasti itu adalah Pin Bar klasik, bukan Smash Bar. Namun apabila yang tersentuk adalah body candle, dapat dipastikan itu adalah Smash Bar.

2. Pola Smash Bar lebih tepat diaplikasikan saat market sedang mengalami ranging atau sideways. Di saat kondisi pasar seperti itu, para trader biasanya akan memasang Pending Order berdasarkan strategi dan sistem trading yang difokuskan untuk mencari peluang pembalikan harga di level-level penting.

Itulah ulasan singkat mengenai pola Smash Bar pada trading forex. Sebagaimana diketahui, pemahaman terhadap pola candlestick pada forex merupakan salah satu kombinasi menuju kesukseskan. Selalu terapkan pengetahuan baru untuk menguji dan mengetahui mengenai berbagai macam ilmu penting dalam dunia trading forex.

Salam forex!

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trading Saham di EXNESS
To Top