Forex

Mengenal Pola Candlestick Tweezer pada Forex

Pada dunia trading forex, istilah candlestick memiliki pengertian sebagai jenis-jenis grafik harga yang digunakan untuk menampilkan harga sekuritas tinggi, rendah, terbuka, dan penutupan untuk periode tertentu. Dalam fungsinya, candlestick berguna sebagai teknik untuk trader dalam memetakan dan membaca pergerakan harga di pasar finansial secara teknikal. Selain itu, candlestick juga menjadi salah satu analisis untuk strategi trading agar untung.

Sebagai informasi, pola candlestick atau Candlestick Pattern dipopulerkan di Jepang pada abad ke-17. Kala itu, pelopor teknik analisa Munehisa Homma membuat pola ini untuk melihat pergerakan harga beras. Meski terlihat rumit, namun cara membaca pola candlestick tidak terlalu sulit untuk dipelajari. Pasalnya, dalam analisa teknikal ada salah satu asumsi yang menyatakan bahwa sejarah pasti terulang dalam pola pergerakan harga di masa mendatang.

Seperti yang diketahui, ada banyak sekali jenis candlestick yang terdapat pada trading forex. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai salah satu jenis pola candlestick yang terdapat pada forex, yaitu pola candlestick Tweezer. Apa itu pola candlestick Tweezer? Dan apa fungsi pola candlestick Tweezer bagi trader forex? Silahkan simak ulasannya pada artikel berikut!

Mengenal Pola Candlestick Tweezer pada Forex

Mengenal Pola Candlestick Tweezer pada Forex

Apa itu Pola Candlestick Tweezer?

Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, Tweezer memiliki pengertian sebagai penjepit. Dalam dunia trading forex, pola Tweezer dijelaskan sebagai pola pembalikan arah (reversal) tren minor yang terdiri dari dua candlestick dengan ketinggian yang kurang lebih sama atau sama rendah atau beberapa variasi lainnya. Secara singkat, dalam trading forex, Tweezer dapat diartikan sebagai pergerakan bar kedua terhadap bar sebelumnya sebagai berkas transisi perpindahan kekuatan buyer atau seller.

Pola Tweezer merupakan satu-satunya pola candlestick dimana level tertinggi atau level terendah adalah faktor yang paling (lebih) penting dari real body atau bentuk candle dan menjadi salah satu cara ampuh yang bisa Anda lakukan untuk mendeteksi reversal. Pola candlestick Tweezer terbentuk dengan body candlestick yang terlihat dari perbedaan antara harga pembukaan dan penutupan. Jika ada shadow pada Tweezer di kedua ujung candle akan ditandai dengan harga tinggi dan rendah pada periode tersebut.

Untuk informasi, pola candlestick Tweezer diperkenalkan pertama kali oleh Steve Nison dalam bukunya “Japanese Candlestick Charting Techniques“. Pola candlestick Tweezer biasanya terletak di atas dan di bawah, mempunyai pola-pola yang mengindikasikan adanya pembalikan arah trend meskipun konteks yang lebih luas biasanya diperlukan candle tambahan untuk mengkonfirmasi sinyal.

Jenis Pola Candlestick Tweezer pada Trading Forex

Terdapat dua pola candlestick Tweezer yang ada pada trading forex. Keduanya sama-sama memiliki dua candle bar atau lebih dengan High atau Low berada pada level yang sama atau tidak terpaut jauh. Badan candle pertama harus relatif besar atau terlihat jelas, sementara candle yang kedua bisa lebih kecil atau berbentuk seperti Doji saja. Dua pola candlestick Tweezer tersebut, yakni:

1. Pola candlestick Tweezer Top
2. Pola candlestick Tweezer Bottom

Pentingnya Pola Candlestick Tweezer pada Trading Forex

Seperti yang diketahui, pola candlestick digunakan oleh banyak trader untuk menunjukkan harga. Karena secara visual grafik candlestick mudah dipahami dan informasi yang disajikan dalam setiap candlestick cukup lengkap, termasuk harga pembukaan, harga terendah, harga tertinggi, dan harga penutupan. Hal ini juga berlaku pada pola candlestick Tweezer.

Pada prakteknya pola Tweezer seringkali dianggap sebagai pola yang menunjukkan kondisi akurat. Namun, seperti halnya pola-pola candlestick lain yang terdapat pada trading forex, pola candlestick Tweezer juga tak luput dari kekurangan. Yakni, pada sebuah kondisi tertentu, pola candlestick tersebut tidak selalu diikuti dengan reversal.

Sebagai tambahan catatan dan perlu Anda ingat adalah, bahwa ketika Anda menggunakan pola candlestick Tweezer, penting bagi Anda untuk menerapkan faktor-faktor lain sebelum benar-benar mengambil keputusan. Diantaranya untuk terus memantau pergerakan harga melalui trend dan momentum.

Sekian ulasan mengenai pola candlestick Tweezer yang terdapat pada trading forex. Semoga setelah membaca ini, dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda mengenai dunia trading forex.

Salam sukses!

William Adhiwangsa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trading Saham di EXNESS
To Top