Finansial

TikTok Cash: Janjikan Uang, Diblokir Kominfo

Seperti yang diketahui, aplikasi TikTok Cash kini tengah menjadi perbincangan. Pasalnya, aplikasi tersebut menjanjikan sejumlah uang bagi anggotanya hanya dengan menonton konten video TikTok.

Melansir dari detikcom, dituliskan bahwa aplikasi TikTok Cash adalah situs yang dicurigai menawarkan investasi bodong. Para penggunanya cukup mem-follow akun, like, dan nonton video TikTok. Kemudian hasil tugas di-screenshot untuk meraih keuntungan berupa saldo yang dicairkan ke rekening bank pengguna.

Namun, TikTok Cash memiliki syarat, selain pengguna harus mendaftar ke situs dengan menyertakan nomor ponsel dan alamat email. Pengguna juga harus membayar biaya keanggotan terlebih dulu. Terkait biaya keanggotaan tersebut, Tiktok Cash mematok beragam nominal bahkan hingga jutaan rupiah.

Sebagaimana dihimpun dari Antara, TikTok Cash menawarkan paket keanggotaan seperti “pekerja sementara” seharga Rp 89.000 dengan masa berlaku delapan hari, hingga “general manajer” seharga Rp 499.000 masa berlaku 365 hari.

Meski namanya mirip, namun TikTok Cash adalah platform yang berbeda dengan media sosial TikTok.

Untuk informasi, pihak TikTok Indonesia sudah mengeluarkan imbauan melalui media sosial Instagram agar pengguna berhati-hati.

Pada hari Rabu (27/1/2021) akun @tiktokofficialindonesia menulis, “Situs web, mitra, dan aktivitas ini (Tiktokcash) sama sekali tidak terafiliasi dengan TikTok”.

TikTok Cash: Janjikan Uang, Diblokir Kominfo

TikTok Cash: Janjikan Uang, Diblokir Kominfo

Catherine Siswoyo -Head of Communications TikTok Indonesia-, menegaskan bahwa TikTok tidak akan pernah meminta uang dari penggunanya.

Sementara itu, Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing mengatakan, TikTok Cash merupakan kegiatan yang tidak ada izinnya. Aplikasi tersebut seperti money game, di mana pesertanya juga diminta merekrut anggota lain.

Ia pun meminta agar masyarakat tidak ikut TikTok Cash. Terlebih anggota yang masuk belakangan berpotensi dirugikan.

Diketahui, pada hari Rabu (10/2/2021) kemarin, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah resmi memblokir situs TikTok Cash dengan URL tiktokecash.com.

Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi mengatakan, “Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap situs tiktokecash.com. Media sosial Tiktok Cash juga sedang dalam proses blokir”.

Kominfo menyebut, alasan pemblokiran situs dan media sosial tersebut adalah karena dianggap melakukan “transaksi elektronik yang melanggar hukum”.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan sendiri lebih dahulu bertindak cepat dengan melakukan pengawasan pada TikTok Cash.

Lita Alisyahbana
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: VTube Dikabarkan Sudah Legal, Bagaimana Faktanya?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
To Top